Mahasiswa PKL SKM Penggerak Fakultas Kedokteran UNNES Tahun 2026 Kembangkan Booklet Panduan Fasilitator sebagai Upaya Pencegahan Perkawinan Anak di Jawa Tengah
SEMARANG — Upaya pencegahan perkawinan anak di Provinsi Jawa Tengah terus didukung melalui pengembangan media edukasi yang dapat membantu fasilitator dalam menyampaikan informasi kepada remaja. Melalui kegiatan PKL SKM Penggerak 2026, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengembangkan “Booklet Panduan Fasilitator
Edukasi Pencegahan Perkawinan Anak” sebagai media pendukung edukasi di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Tengah.
Booklet yang diberi judul “Remaja Berdaya, Masa Depan Bercahaya” dirancang untuk membantu fasilitator dalam menyampaikan edukasi mengenai perkawinan anak, kesehatan reproduksi, relasi sehat, dan perencanaan masa depan. Booklet tidak hanya memuat materi, tetapi juga dilengkapi tujuan pembelajaran, aktivitas, cara pelaksanaan, alat dan bahan, serta refleksi sehingga dapat menjadi panduan dalam pelaksanaan kegiatan edukasi.
Isi booklet dibagi menjadi tiga bagian utama, yaitu “Kenali Perkawinan Anak”,
“Kenali Diri dan Jaga Kesehatan Reproduksi”, serta “Relasi Sehat dan Masa Depan”. Bagian pertama membahas pengertian perkawinan anak, pentingnya pencegahan, dampak perkawinan anak, dan hak anak. Bagian kedua membahas kesehatan reproduksi, perubahan pada masa remaja, perilaku berisiko, serta cara menjaga diri. Sementara itu, bagian ketiga membahas relasi sehat, batasan diri, pendidikan, perencanaan masa depan, dan keberanian dalam menentukan pilihan.
Untuk membuat kegiatan edukasi lebih interaktif, booklet juga dilengkapi dengan aktivitas “Mitos atau Fakta?”, “Tubuhku Berubah”, dan “Kalau Aku di Posisi Ini…”. Aktivitas tersebut dirancang untuk membantu peserta mengidentifikasi pemahaman awal, mengenali perubahan fisik, emosi, dan sosial pada masa remaja, serta mempertimbangkan pilihan dan konsekuensi dari situasi yang mungkin dihadapi.
Pengembangan booklet dilakukan melalui konsultasi dan diskusi dengan pihak terkait di DP3AKB Provinsi Jawa Tengah, termasuk Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak (PHPA) serta Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Sejahtera (DALDUK KS). Setelah melalui proses penyusunan dan review, booklet kemudian diserahkan kepada DP3AKB Provinsi Jawa Tengah pada 18 September 2026 sebagai media pendukung pelaksanaan edukasi pencegahan perkawinan anak.
Pengembangan produk ini diharapkan dapat memberikan alternatif media bagi fasilitator dalam melaksanakan edukasi pencegahan perkawinan anak secara lebih terstruktur dan partisipatif. Booklet dapat digunakan dalam kegiatan edukasi pencegahan perkawinan anak di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penguatan edukasi kesehatan reproduksi serta upaya pencegahan risiko yang berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan remaja. Pelaksanaan kegiatan menjadi bagian dari PKL SKM Penggerak 2026 yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran UNNES untuk menerapkan kompetensi kesehatan masyarakat secara langsung di lingkungan institusi mitra.
- Fidya Nur Fajrina
- Mahasiwa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Negeri Semarang
- Setuju






