KKN-T 99 UNDIP Perkuat Akses Informasi UMKM Tahu Mak Oshin melalui Media Digital
JATENG.NET, Semarang — Penguatan UMKM di tingkat masyarakat tidak hanya membutuhkan keberlanjutan produksi, tetapi juga akses informasi yang mampu mempertemukan produk dengan konsumen. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian mahasiswa KKN-T 99 Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui program “Sosialisasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sumurrejo dalam Mendukung Pengembangan UMKM”, yang salah satunya diwujudkan melalui pendampingan UMKM Tahu Mak Oshin di Jalan Tembus Kelurahan, Sumurrejo, Sumurjurang, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
Dalam kegiatan tersebut, Avrilia Ekadhiti, mahasiswa KKN-T 99 UNDIP dari Program Studi Ilmu Komunikasi, mengambil peran dalam pengembangan media informasi usaha melalui pendekatan komunikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan UMKM. Dukungan diberikan dengan mengemas informasi mengenai produk dan pemesanan ke dalam media visual yang lebih informatif, sekaligus menyiapkan dokumentasi yang dapat memperkuat keberadaan usaha pada platform digital.
Salah satu luaran kegiatan berupa poster informasi produk yang memuat jenis produk, harga, lokasi pengambilan, dan kontak pemesanan. Poster tersebut dirancang tidak hanya sebagai materi publikasi di Instagram, tetapi juga sebagai media informasi yang dapat digunakan secara langsung dalam aktivitas usaha. Pendekatan ini memungkinkan informasi yang sebelumnya perlu disampaikan secara langsung dapat disajikan dalam satu media yang lebih ringkas dan mudah diakses.
Selain poster, dokumentasi visual produk dan lokasi usaha turut dilakukan untuk melengkapi informasi Tahu Mak Oshin pada Google Maps. Keberadaan foto produk membantu memberikan gambaran visual mengenai usaha, sedangkan dokumentasi lokasi dapat mempermudah calon konsumen mengenali tempat usaha ketika mencari informasi melalui platform digital.

Pemanfaatan media tersebut mendapat respons positif dari pemilik usaha. “Posternya membantu, nanti bisa dipasang di kios pasar,” ujar Ibu Purwanti, pemilik UMKM Tahu Mak Oshin. Ia juga menyambut baik penambahan dokumentasi foto pada Google Maps karena informasi mengenai usaha menjadi lebih lengkap dan dapat membantu konsumen mengenali lokasi Tahu Mak Oshin.
Respons tersebut memperlihatkan bahwa luaran kegiatan memiliki manfaat yang dapat diterapkan secara langsung oleh pelaku usaha. Poster tidak berhenti sebagai produk dokumentasi kegiatan KKN, tetapi dapat digunakan kembali pada titik penjualan sebagai media penyampaian informasi. Di sisi lain, dokumentasi digital memberikan tambahan informasi visual yang dapat mendukung keberadaan UMKM ketika konsumen mencari produk atau lokasi usaha secara daring.
Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDG) 8: Decent Work and Economic Growth melalui dukungan terhadap keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat. Pemanfaatan Instagram dan Google Maps menjadi sarana pendukung bagi UMKM Tahu Mak Oshin untuk memperkenalkan produk, menyampaikan informasi usaha, serta membantu konsumen mengenali lokasi usaha. Melalui pendampingan tersebut, KKN-T 99 UNDIP tidak hanya menghasilkan poster dan dokumentasi visual, tetapi juga menghadirkan media yang dapat terus dimanfaatkan dalam aktivitas usaha sehari-hari untuk memperkuat keterhubungan UMKM dengan konsumen, baik melalui media fisik maupun ruang digital.
Penulis: Avrilia Ekadhiti
Universitas Diponegoro





