Upayakan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Organik di Desa Banaran, Mahasiswa KKN Undip Usulkan Program Pengomposan

Avatar photo

- Editorial Team

Rabu, 14 Agustus 2024 - 04:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upayakan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Organik di Desa Banaran, Mahasiswa KKN Undip Usulkan Program Pengomposan

Upayakan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Organik di Desa Banaran, Mahasiswa KKN Undip Usulkan Program Pengomposan

Upayakan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Organik di Desa Banaran, Mahasiswa KKN Undip Usulkan Program Pengomposan
Batang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) 2023/2024, Alea Widyadhana Rahima, mahasiswi Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undip, usulkan pelaksanaan program “Eco Composting: Solusi Lingkungan dan Ekonomi” berupa pembuatan kompos di Desa Banaran, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang pada Selasa, (6/8) dan Minggu, (11/8). Program ini dilaksanakan dalam rangka membantu warga mengelola sampah organik yang selama ini tidak dikelola dengan benar menjadi kompos sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar dari timbulan sampah organik. Di Desa Banaran, sampah organik kerap menjadi permasalahan yang dihadapi warganya karena pengelolaannya yang kurang optimal.

Total timbulan sampah di Indonesia mencapai 68,7 juta ton per tahun yang didominasi oleh sampah organik. Limbah organik ini sebagian besar berasal dari rumah tangga seperti sisa sayur dan buah, dedaunan kering, sampah kayu dan ranting, serta sisa pakan hewan ternak. Sementara itu, sampah organik berkontribusi sebagai penghasil gas rumah kaca seperti metana (CH4) yang berpotensi memicu pemanasan global. Hal ini tentu berdampak negatif pada lingkungan Desa Banaran dan kesehatan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN Multidisiplin Universitas Diponegoro Adakan Edukasi Pengelolaan Sampah di Kawasan Eduwisata Mangrove Tambakbulusan

Program “Eco Composting: Solusi Lingkungan dan Ekonomi” dimulai dengan sosialisasi kepada warga mengenai cara pembuatan kompos dengan memanfaatkan Effective Microorganisms 4 (EM4) dan molase/tetes tebu yang berfungsi mempercepat proses dekomposisi. Seluruh kegiatan sosialisasi dan demonstrasi berlangsung di rumah Ketua Rukun Tetangga (RT) 01 Rukun Warga (RW) 02 yang bertempat di Dukuh Banaran, Desa Banaran. Demonstrasi pembuatan kompos dilakukan beberapa hari setelahnya pada Minggu (11/8) di rumah warga bersama Ketua RT 01 RW 02 Dukuh Banaran, Desa Banaran.

Program pembuatan kompos ini mendapat respon positif dari warga Desa Banaran. Banyak dari mereka yang sebelumnya belum tahu cara mengelola sampah organik menjadi kompos kini mulai menyadari manfaat dari pembuatan kompos. Ketua RT setempat, Winarnoko dan Nining Syarofah, mengapresiasi upaya Alea dalam program ini. Mereka menilai program ini sangat membantu dalam mengatasi masalah sampah organik yang selama ini mengganggu masyarakat. Bapak Winarnoko dan Ibu Nining berharap program ini dapat terus berjalan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari warga Desa Banaran sehingga mampu menciptakan kebiasaan yang baik dalam mengelola sampah organik.

Editor: Anggi Putri

Follow WhatsApp Channel www.jateng.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang
Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas
Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan
Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?
CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati
SDN Gedanganak 02 Catat Prestasi! Aji Darma Juara 1 Olimpiade Teknologi Tingkat Kabupaten
Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia
Analisis Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Industri Properti di PT. Musawa Jaya Perkasa
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:21 WIB

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:54 WIB

Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:35 WIB

Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:39 WIB

Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?

Senin, 1 Desember 2025 - 14:43 WIB

CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati

Berita Terbaru