Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 7 Kenalkan Seni Eco Print kepada Ibu-Ibu PKK Sidomulyo untuk Dukung Kreativitas dan Ramah Lingkungan

Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 7 berfoto bersama Ibu-Ibu PKK Kelurahan Sidomulyo setelah menyelesaikan pelatihan eco print. Program ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan kerajinan unik dengan memanfaatkan bahan-bahan alami dan ramah lingkungan.

JATENG.NET, SIDOMULYOMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 7 kembali menggelar program kerja kreatif yang mengangkat nilai ramah lingkungan. Kali ini, mereka memperkenalkan seni eco print kepada Ibu-Ibu PKK Kelurahan Sidomulyo, sebagai upaya memanfaatkan keindahan alam untuk menghasilkan karya yang unik sekaligus bernilai ekonomi pada Kamis, 25 September 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Sidomulyo ini diawali dengan pengenalan konsep eco print sebuah teknik pewarnaan dan pencetakan alami yang memanfaatkan bentuk serta warna dedaunan. Para mahasiswa kemudian memandu peserta membuat motif cantik pada kain dengan bahan-bahan yang sederhana namun ramah lingkungan.

Bahan yang digunakan pun mudah ditemukan, yaitu:

  • Tote bag kanvas sebagai media utama,
  • Palu kayu untuk memukul dan menempelkan motif,
  • Dedaunan berbagai bentuk dan warna,
  • Plastik sebagai alas pukul agar permukaan tetap rapi,
  • Tawas untuk merendam kain agar warna alami daun lebih melekat.

Prosesnya dimulai dengan merendam tote bag kanvas dalam larutan tawas, kemudian menata dedaunan sesuai pola yang diinginkan. Setelah itu, peserta memukul permukaan kain dengan palu kayu di atas alas plastik hingga warna dan serat daun tercetak sempurna. Hasilnya, motif alami yang indah muncul pada permukaan tote bag, menciptakan karya seni yang unik dan ramah lingkungan.

Ibu-Ibu PKK Kelurahan Sidomulyo tampak antusias dan fokus saat mempraktikkan teknik eco print dengan memukul dedaunan pada tote bag kanvas. Kegiatan ini memberikan mereka keterampilan baru yang berpotensi menjadi ide usaha kreatif dan mendukung pelestarian lingkungan.

Ketua PKK Kelurahan Sidomulyo menyampaikan rasa bangga atas kegiatan ini. “Kami mendapatkan pengalaman baru yang sangat menyenangkan. Eco print ternyata mudah dipelajari dan bisa menjadi ide usaha kreatif,” tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap ibu-ibu PKK dapat mengembangkan keterampilan eco print sebagai produk kerajinan khas Sidomulyo, sekaligus mendukung gerakan pelestarian lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami.