Mahasiswa KKN Undip Ajak Anak-Anak TPA Shobirin Berjanji untuk ‘Stop Bullying’

Avatar photo

- Editorial Team

Minggu, 20 Juli 2025 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATENG.NET, SUKOHARJO – Dengan metode yang sederhana namun efektif, Franinda Aiska Putri Angelina, seorang mahasiswi dari Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, menggelar sosialisasi anti-perundungan di TPA Shobirin, Desa Plumbon pada Jumat (18/07/2025).

Kegiatan KKN yang menyasar anak-anak setingkat kelas 3 hingga 6 SD ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai empati dan keberanian untuk melawan perundungan (bullying) di lingkungan pergaulan mereka.

Meskipun tanpa menggunakan presentasi digital (PPT), sesi edukasi tetap berjalan interaktif dan menarik. Franinda memanfaatkan media pamflet yang telah dirancang secara komprehensif sebagai alat bantu utama.

Melalui pamflet tersebut, ia menjelaskan secara langsung tentang definisi perundungan, beragam jenisnya—mulai dari fisik, verbal, hingga sosial—serta dampak buruk yang bisa dialami oleh korban.

“Teman itu untuk diajak bermain, bukan untuk disakiti. Kalau kita lihat ada teman yang diejek atau dikucilkan, kita harus berani membela dan melapor ke orang yang lebih dewasa, seperti orang tua atau guru ngaji,” pesan Franinda saat berdialog dengan anak-anak.

Anak-anak menunjukkan ketertarikan yang besar saat menerima pamflet tersebut. Mereka secara aktif mengikuti setiap bagian, termasuk sesi permainan “Tarik Garis” untuk membedakan perilaku baik dan buruk.

Baca Juga:  Dorong Gerakan Literasi Sekolah, Mahasiswa KKN Tim 1 Undip Ciptakan Pojok Literasi SDN 1 Bakungan

Puncak dari kegiatan ini adalah saat anak-anak dibimbing untuk mengisi kolom “Perjanjian” di dalam pamflet. Momen ini menjadi sangat personal, di mana setiap anak menuliskan janji mereka untuk tidak akan merundung dan akan selalu menjadi teman yang baik.

Sebagai penutup dan bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka, Franinda membagikan bolu cokelat dan susu kepada seluruh anak yang hadir. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi anti-perundungan dapat disampaikan secara efektif melalui pendekatan personal dan media cetak yang interaktif, serta berhasil menanamkan komitmen pada anak-anak untuk turut menciptakan lingkungan bermain yang aman dan positif.

Penulis: Franinda Aiska Putri Angelina (Fakultas Psikologi)
Dosen Pembimbing Lapangan:
Dr. Cahya Tri Purnami, S.KM., M.Kes.
dr. Farmaditya Eka Putra, M.Si.Med., Ph.D
Prof. Dr. Ir. Suharyanto, M.Sc.
Novia Sari Ristanti, S.T., M.T.

Follow WhatsApp Channel www.jateng.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang
Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas
Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan
Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?
CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati
SDN Gedanganak 02 Catat Prestasi! Aji Darma Juara 1 Olimpiade Teknologi Tingkat Kabupaten
Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia
Analisis Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Industri Properti di PT. Musawa Jaya Perkasa
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:21 WIB

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:54 WIB

Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:35 WIB

Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:39 WIB

Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?

Senin, 1 Desember 2025 - 14:43 WIB

CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati

Berita Terbaru