Mahasiswa KKN UPGRIS Perkuat Kesehatan dan Digitalisasi UMKM di RW 03 Penggaron Kidul

Ketua RW 03 Kelurahan Penggaron Kidul, Ibu Anita, berfoto bersama tim mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) dan warga RT 06 usai rangkaian kegiatan "Senam Safari" dan pemberdayaan masyarakat, Minggu (18/01/2026).

JATENG.NET, SemarangMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan kegiatan kolaborasi bersama warga RW 03 Kelurahan Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan, pada Minggu (18/01/2026). Kegiatan yang berlangsung di wilayah RT 06 ini mengombinasikan gaya hidup sehat dengan edukasi teknologi bagi masyarakat setempat.

Rangkaian acara dimulai pada pukul 07.30 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Agenda diawali dengan Senam Safari, sebuah program rutin bulanan yang kali ini berlangsung sangat seru berkat kehadiran mahasiswa KKN UPGRIS. Warga RT 06 menyambut hangat kehadiran para mahasiswa yang turut berpartisipasi aktif dalam memandu dan mengikuti gerakan senam.

Dalam kolaborasi ini, mahasiswa KKN UPGRIS menambahkan layanan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah (tensi). Layanan ini ditujukan bagi bapak-bapak dan ibu-ibu, khususnya para lansia. Pengecekan dilakukan secara komprehensif, yakni pada sesi sebelum dan sesudah senam dilaksanakan.

Tujuan dari pengecekan tensi ini adalah untuk memantau kondisi kesehatan fisik warga saat berolahraga. Selain pemeriksaan, mahasiswa juga memberikan arahan serta imbauan edukatif mengenai langkah-langkah mencegah dan mengatasi hipertensi melalui pola makan dan gaya hidup yang lebih terkontrol. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga tekanan darah tetap stabil.

Pemberdayaan masyarakat dilanjutkan dengan sosialisasi digitalisasi bagi pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah RW 03. Mahasiswa menawarkan bantuan teknis berupa pembuatan titik lokasi pada Google Maps serta pembuatan barcode menu (QR Code) bagi para pelaku usaha yang bersedia.

Bagaimana proses digitalisasi ini dilakukan? Mahasiswa mendampingi pemilik usaha secara langsung untuk mendaftarkan titik koordinat tempat usaha mereka di platform digital. Selain itu, pembuatan barcode menu dilakukan untuk mempermudah akses informasi bagi pelanggan, sehingga usaha warga menjadi lebih modern dan dikenal luas.

Sebagai penutup kegiatan, mahasiswa KKN UPGRIS mengajak warga untuk membuat konten TikTok bersama. Aktivitas ini dilakukan guna menambah keakraban serta membangun kedekatan emosional antara mahasiswa dengan warga setempat.

Dalam sesi wawancara, Ibu Anita selaku Ketua RW 03 Kelurahan Penggaron Kidul memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa KKN UPGRIS. Menurut beliau, kehadiran mahasiswa memberikan dampak nyata yang sangat positif bagi warga, terutama dalam hal kemudahan akses layanan kesehatan dan edukasi teknologi.

“Kegiatan Senam Safari menjadi program rutin RW 03 Kelurahan Penggaron Kidul yang dilaksanakan sebulan sekali pada minggu ketiga secara bergilir di tiap-tiap RT, yakni RT 01 sampai 09. Dengan adanya mahasiswa KKN UPGRIS Kelurahan Penggaron Kidul, warga sangat terbantu dan tentunya bermanfaat, terutama bagi ibu-ibu lansia yang kadang sering mengecek kesehatan di apotek atau puskesmas. Dengan adanya mahasiswa yang mengadakan cek tensi, mereka benar-benar merasa sangat terbantu,” ujarnya.

Beliau juga menyoroti pentingnya bantuan digitalisasi usaha bagi masyarakat. “Serta untuk kegiatan sosialisasi UMKM, yakni pembuatan titik Google Maps serta barcode menu, juga sangat membantu warga karena mereka kadang ada yang memang gagap teknologi (gaptek) soal hal demikian, sehingga dengan adanya bantuan mahasiswa KKN UPGRIS tentunya sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM setempat,” tambahnya.

Mengakhiri keterangannya, beliau menyampaikan harapan agar sinergi ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Beliau sangat mengharapkan mahasiswa KKN UPGRIS bisa berkolaborasi setiap kegiatan di RW 03 kelurahan Penggaron Kidul selama masa pengabdian berlangsung.