JATENG.NET, BATANG — Roban Timur yang berada di pesisir pantai memiliki potensi besar, salah satunya adalah cangkang kerang. Selama ini, cangkang kerang seringkali dianggap sebagai limbah, padahal sebenarnya memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Jika diolah secara kreatif, cangkang kerang dapat menjadi salah satu potensi yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Dukuh Roban Timur.
Pemanfaatannya bisa diarahkan pada pengembangan produk kerajinan, bahan bangunan alternatif, atau bahkan suplemen. Dengan demikian, pengelolaan yang tepat terhadap potensi ini akan mampu memberikan dampak signifikan dan berkelanjutan bagi kemajuan ekonomi masyarakat Roban Timur. Kombinasi antara potensi perikanan dan cangkang kerang dapat menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi daerah tersebut.

Pada hari Rabu, 23 Juli 2025, pukul 08.30 hingga 10.30 WIB, bertempat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Roban Timur, telah dilaksanakan Program Kerja Multidisiplin 1 oleh mahasiswa KKN IDBU TIM 1 Kelompok 5 Universitas Diponegoro. Dengan mengusung tema “Pesisir Bijak: Ekonomi Sirkular dan Konservasi untuk Masa Depan,” kegiatan ini meliputi sosialisasi mengenai pengenalan e-commerce dan digital marketing melalui pembuatan akun TikTok Shop.

Materi yang disampaikan antara lain: membangun kepercayaan efektif di era digital, pembuatan desain logo, transformasi pemasaran UMKM melalui TikTok, literasi serta keamanan digital bagi UMKM, hingga praktik langsung pembuatan akun TikTok Shop.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Roban Timur mampu mengembangkan inovasi dari hasil tangkapan laut, khususnya cangkang kerang, agar dapat dipasarkan secara digital melalui TikTok Shop. Dengan begitu, ekonomi sirkular di Roban Timur dapat meningkat.
Kegiatan ini dihadiri oleh 15 warga yang antusias untuk mempelajari penjualan online. Mereka berharap dapat dibantu dalam proses pembuatan akun TikTok Shop agar mampu memperluas jangkauan pasar, tidak hanya terbatas di wilayah Roban Timur, tetapi juga hingga ke luar kota.











