Mahasiswa KKN UNDIP Kembangkan Seni Vokal sebagai Media Edukasi dan Ekspresi Budaya di Desa Punjulharjo

Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) berfoto bersama siswa SDN Punjulharjo setelah melaksanakan program Pengembangan Seni Vokal. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan bernyanyi, harmonisasi, dan menanamkan nilai budaya melalui lagu-lagu tradisional dan nasional.

JATENG.NET, REMBANG — Desa Punjulharjo, Rembang, memiliki potensi besar dalam seni dan budaya lokal. Sayangnya, ruang bagi anak muda untuk menyalurkan bakat seni, khususnya seni vokal, masih terbatas. Program Pengembangan Seni Vokal hadir sebagai solusi, dengan melibatkan siswa sekolah dasar untuk belajar teknik bernyanyi, harmonisasi, dan lagu-lagu sarat nilai budaya. Hasilnya, generasi muda tidak hanya memperoleh keterampilan seni, tetapi juga belajar nilai moral, kebersamaan, dan rasa bangga terhadap identitas desa. 

Seni vokal di desa bukan hanya tentang bernyanyi. Lagu-lagu tradisional seperti Gundul-Gundul Pacul sarat makna amanah dan kerendahan hati, sementara lagu nasional seperti Indonesia Raya menumbuhkan rasa cinta tanah air. Bahkan lagu populer bernuansa motivasi seperti Laskar Pelangi menjadi inspirasi untuk berani bermimpi. Melalui program ini, seni vokal dipandang sebagai media edukasi yang menyenangkan sekaligus memperkuat karakter anak.

Kegiatan ini melibatkan siswa SDN Punjulharjo. Anak-anak diajarkan teknik dasar vokal, mulai dari pernapasan, intonasi, hingga sikap tubuh saat bernyanyi. Setelah itu, mereka belajar bernyanyi berkelompok agar bisa membentuk harmonisasi dan melatih kebersamaan. Pendekatan ini membuktikan bahwa pendidikan karakter bisa dilakukan dengan cara kreatif dan dekat dengan keseharian anak.

Antusiasme anak-anak sangat tinggi. Banyak yang awalnya malu, akhirnya berani tampil percaya diri setelah mengikuti latihan intensif. Puncaknya, mereka menampilkan hasil belajar dalam sebuah pentas seni sederhana yang disaksikan warga desa. Acara ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga bentuk nyata ekspresi budaya dan kebanggaan bersama.

Penampilan di Pentas Seni (sumber nayyarapasha098@gmai.com)

Selain membina generasi muda, program seni vokal juga memberi nilai tambah bagi pariwisata Desa Punjulharjo. Ketika desa menerima tamu atau wisatawan yang datang melihat situs perahu kuno, penampilan seni vokal bisa menjadi atraksi budaya yang memperkaya pengalaman wisata.

Dengan begitu, seni vokal tidak hanya hidup di kalangan anak-anak, tetapi juga ikut mendukung branding desa sebagai destinasi wisata berbasis budaya.