KKN Tim 56 UNDIP Tingkatkan Keamanan Jalan Desa Bojonglor melalui Digitalisasi Masterplan dan Pem...

KKN Tim 56 UNDIP Tingkatkan Keamanan Jalan Desa Bojonglor melalui Digitalisasi Masterplan dan Pemasangan PJU Tenaga Surya

Ukuran Teks:

Desa Bojonglor, Kabupaten Pekalongan — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) 56 Universitas Diponegoro telah berhasil menyelesaikan program kerja multidisiplin berupa pengadaan dan pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di Jalan Grantungan, Desa Bojonglor. Program ini bertujuan untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan meningkatkan keamanan warga saat melintasi area yang sebelumnya minim pencahayaan.

KKN Tim 56 UNDIP Tingkatkan Keamanan Jalan Desa Bojonglor melalui Digitalisasi Masterplan dan Pemasangan PJU Tenaga Surya

Berbeda dengan pendekatan konvensional, pengerjaan proyek ini diawali dengan tahapan teknis yang komprehensif, mulai dari observasi spasial hingga visualisasi digital 3D. Langkah pertama yang dilakukan adalah pemetaan geometri jalan menggunakan citra satelit untuk mengidentifikasi titik rawan, tikungan tajam, dan area gelap yang memerlukan intervensi cahaya. Berdasarkan hasil observasi tersebut, tim berhasil menetapkan 6 titik fokus utama di sepanjang Jalan Grantungan yang menjadi prioritas pemasangan lampu.

Setelah titik lokasi ditentukan, tahap selanjutnya adalah perancangan spesifikasi unit lampu. Tim KKN memilih menggunakan teknologi tenaga surya yang ramah lingkungan dan efisien. Setiap unit PJUTS terdiri dari panel surya sebagai sumber listrik, lampu LED sebagai sumber cahaya utama, serta tiang besi setinggi 3 meter. Sebagai inovasi tambahan untuk meningkatkan keselamatan di area tikungan, tim juga memasang patok reflektor cahaya yang menggunakan batang bambu bercat putih sebagai penyangga agar mudah terlihat oleh pengendara pada malam hari.

Sebelum proses instalasi fisik dilakukan, seluruh rancangan tersebut dituangkan ke dalam Masterplan Visualization. Melalui simulasi 3D ini, tim dapat mengukur efektivitas persebaran cahaya dan memastikan bahwa setiap unit diletakkan pada posisi yang optimal untuk memberikan cakupan penerangan yang maksimal bagi pengguna jalan.

Kini, seluruh unit PJUTS tersebut telah selesai terpasang dan beroperasi penuh di Jalan Grantungan. Keberadaan lampu-lampu ini tidak hanya berfungsi sebagai penerangan fisik, tetapi juga membantu warga dalam mengenali lingkungan sekitar secara lebih baik, terutama di area dekat pos keamanan dan ruko warga yang sebelumnya sangat gelap.

Respons masyarakat Desa Bojonglor terhadap hasil kerja tim KKN 56 UNDIP ini sangat positif. Kehadiran PJUTS berbasis teknologi tenaga surya ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi mobilitas warga serta menjadi model pengembangan infrastruktur desa yang mandiri energi dan berbasis perencanaan data yang matang.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan