Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 6 Perkuat Layanan Posyandu di Kampung Gebyok Ngijo Gunungpati

Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 6 Perkuat Layanan Posyandu di Kampung Gebyok Ngijo Gunungpati

Ukuran Teks:

Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 6 Perkuat Layanan Posyandu di Kampung Gebyok Ngijo Gunungpati

Semarang, 18 Januari 2026. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 6 melaksanakan program kerja bidang kesehatan dengan fokus pada penguatan layanan Posyandu di Kampung Gebyok RT 02/03, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Program ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan kelompok rentan lainnya.

Posyandu sebagai salah satu upaya kesehatan berbasis masyarakat memiliki peran strategis dalam pelayanan kesehatan dasar. Keberadaan Posyandu tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemeriksaan rutin balita, tetapi juga menjadi sarana edukasi kesehatan keluarga, pencegahan stunting, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 6 menjadikan penguatan kegiatan Posyandu sebagai salah satu program prioritas dalam rangka menjawab kebutuhan masyarakat Kampung Gebyok.

Kegiatan Posyandu yang dilaksanakan bersama mahasiswa KKN meliputi berbagai layanan kesehatan dasar. Di antaranya adalah penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan, pencatatan Kartu Menuju Sehat (KMS), pemberian vitamin, serta pemeriksaan kesehatan ringan. Selain itu, mahasiswa turut membantu kader Posyandu dalam administrasi dan pendataan, sehingga pelaksanaan kegiatan berjalan lebih tertib dan sistematis.

Tidak hanya terlibat dalam kegiatan teknis, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 6 juga aktif memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Edukasi yang disampaikan meliputi pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita, pencegahan stunting sejak dini, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Materi edukasi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh warga.

Koordinator KKN UPGRIS Kelompok 6 Bima Anggara: “menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Posyandu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelayanan kesehatan preventif. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat penting untuk mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan, terutama pada masa pertumbuhan balita. Dengan adanya pendampingan mahasiswa, diharapkan partisipasi warga dalam kegiatan Posyandu dapat terus meningkat”.

Pelaksanaan program kerja ini mendapat dukungan penuh dari perangkat RT, kader Posyandu, serta masyarakat setempat. Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan kader Posyandu menjadi kunci keberhasilan kegiatan. Mahasiswa berperan sebagai pendamping dan tenaga bantu, sementara kader Posyandu tetap menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat. Sinergi ini menciptakan suasana kerja yang harmonis dan saling melengkapi.

Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 6 Perkuat Layanan Posyandu di Kampung Gebyok Ngijo GunungpatiAntusiasme warga Kampung Gebyok terlihat dari kehadiran ibu dan balita yang cukup tinggi dalam kegiatan Posyandu. Warga merasa terbantu dengan adanya mahasiswa KKN yang turut aktif dalam pelayanan dan edukasi kesehatan. Beberapa warga menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa memberikan suasana baru dan meningkatkan semangat untuk rutin mengikuti kegiatan Posyandu.

Ketua RT 02/03 Kelurahan Ngijo Bp Afif Novianto S.Sn mengapresiasi program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 6.Beliau menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa tidak hanya membantu dari sisi tenaga, tetapi juga membawa pengetahuan dan wawasan baru terkait kesehatan keluarga.

Program penguatan Posyandu ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak. Melalui edukasi yang berkelanjutan dan pelayanan kesehatan yang optimal, Posyandu diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 6 berperan sebagai mitra strategis dalam mendukung program tersebut di tingkat kelurahan.

Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan serta mengasah kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan kepedulian sosial. Pengalaman ini diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswa yang tangguh dan berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat.

Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 6 Perkuat Layanan Posyandu di Kampung Gebyok Ngijo GunungpatiMahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 6 berharap bahwa program penguatan Posyandu yang telah dilaksanakan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Meskipun masa KKN bersifat sementara, mahasiswa berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dapat terus terjaga. Posyandu di Kampung Gebyok diharapkan semakin aktif dan menjadi pusat layanan kesehatan yang terpercaya bagi warga.

Ke depan, mahasiswa juga mendorong agar kegiatan Posyandu terus didukung oleh seluruh elemen masyarakat, baik melalui partisipasi aktif warga maupun dukungan dari pihak kelurahan dan instansi terkait. Dengan kerja sama yang baik, Posyandu dapat berkembang menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan.

Melalui program kerja bidang kesehatan ini, mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Kelompok 6 menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat. Penguatan layanan Posyandu di Kampung Gebyok menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara mahasiswa, kader, dan masyarakat mampu menciptakan perubahan positif. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan