Inovatif! Mahasiswi KKN UNDIP Manfaatkan Daun Mangrove untuk Pembuatan Sabun Cair Ramah Lingkungan di Desa Tambak Bulusan, Demak

Avatar photo

- Editorial Team

Senin, 23 Desember 2024 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN UNDIP Manfaatkan Daun Mangrove untuk Pembuatan Sabun Cair Ramah Lingkungan di Desa Tambak Bulusan, Demak.

Mahasiswa KKN UNDIP Manfaatkan Daun Mangrove untuk Pembuatan Sabun Cair Ramah Lingkungan di Desa Tambak Bulusan, Demak.

JATENG.NET, DEMAK — Mangrove, yang tumbuh di sepanjang pesisir tropis dan subtropis, memiliki banyak manfaat bagi ekosistem pesisir. Tumbuhan ini dikenal sebagai pelindung alami dari abrasi, badai, dan tsunami, serta berperan penting dalam penyerapan karbon dioksida dan pembersihan air.

Selain itu, mangrove juga menyediakan habitat yang subur bagi berbagai spesies laut. Namun, potensi mangrove tidak hanya terbatas pada perlindungan alam, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk produk ramah lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Salah satu inovasi yang tengah berkembang adalah pemanfaatan ekstrak daun mangrove untuk pembuatan sabun cuci tangan. Daun mangrove, khususnya dari jenis Rhizophora sp., mengandung senyawa aktif seperti saponin dan tanin yang memiliki sifat antibakteri alami.

Oleh karena itu, ekstrak daun mangrove tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kebersihan, tetapi juga berpotensi meningkatkan kesehatan masyarakat, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

Inisiatif ini digagas oleh mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) yang bertujuan untuk mendukung kesehatan dan ekonomi masyarakat di Desa Tambak Bulusan, Demak.

Pemanfaatan daun mangrove sebagai bahan baku sabun cair diharapkan tidak hanya meningkatkan sanitasi, tetapi juga memberikan peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir yang memiliki sumber daya mangrove yang melimpah.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN-T UNDIP Dampingi UMKM RW 06 Langensari dalam Penerapan QRIS dan Edukasi Retribusi melalui Program PMM Kemdiktisaintek 2025

Ekstrak daun mangrove yang mengandung antibakteri alami bukan hanya dapat meningkatkan sanitasi masyarakat, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomis, mengingat banyaknya sumber daya mangrove di sekitar desa.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro manfaatkan daun mangrove untuk pembuatan sabun cair ramah lingkungan.

Pada tanggal 24 November 2024, sabun cair hasil ekstraksi daun mangrove dibagikan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tambak Bulusan sebagai contoh. Sambutan warga sangat positif, mereka menyambut gembira produk inovatif ini.

Selain pembagian sabun, tim KKN juga mengadakan demonstrasi pembuatan sabun cair dan sosialisasi mengenai bahan baku serta kegunaan sabun tersebut. Tidak hanya itu, leaflet informatif mengenai manfaat dan cara pembuatan sabun dari daun mangrove juga dibagikan kepada warga.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat Desa Tambak Bulusan tidak hanya mendapatkan manfaat dari segi kesehatan, tetapi juga dapat mengembangkan potensi ekonomi berbasis sumber daya alam yang berkelanjutan, sekaligus menjaga kelestarian ekosistem mangrove.

Penulis : Mahiswari Kusumawardhani
Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Denny Nugroho Sugianto, S.T., M.Si

Editor : Nur Ardi

Follow WhatsApp Channel www.jateng.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang
CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati
SDN Gedanganak 02 Catat Prestasi! Aji Darma Juara 1 Olimpiade Teknologi Tingkat Kabupaten
Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia
Bekal Dunia Kerja, Mahasiswa Manajemen UPGRI Semarang Ikuti Magang di PT Pegadaian Kanwil XI Semarang
Mahasiswa ICS 2025 Lestarikan Budaya dan Lingkungan Lewat Batik & Wayang Kulit di Yogyakarta
Kolaborasi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Desa Campurejo, Sukseskan Program Bank Sampah
Cara Kirim Artikel ke Media Biar Cepat Tayang
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:21 WIB

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang

Senin, 1 Desember 2025 - 14:43 WIB

CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati

Sabtu, 15 November 2025 - 14:06 WIB

Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia

Rabu, 5 November 2025 - 17:15 WIB

Bekal Dunia Kerja, Mahasiswa Manajemen UPGRI Semarang Ikuti Magang di PT Pegadaian Kanwil XI Semarang

Selasa, 4 November 2025 - 13:36 WIB

Mahasiswa ICS 2025 Lestarikan Budaya dan Lingkungan Lewat Batik & Wayang Kulit di Yogyakarta

Berita Terbaru