Expo KKN Kendal 2026: KKN Kebondalem Kelompok 38 Tampilkan Peran Nyata dalam Pemberdayaan Ekonomi...

Expo KKN Kendal 2026: KKN Kebondalem Kelompok 38 Tampilkan Peran Nyata dalam Pemberdayaan Ekonomi Warga

Ukuran Teks:

Kendal, Minggu (15 Februari 2026)Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Kebondalem Kelompok 38 turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Expo KKN Kabupaten Kendal Tahun 2026 yang diselenggarakan di Stadion Kendal. Kegiatan ini menjadi ajang pameran hasil pengabdian mahasiswa kepada masyarakat serta sarana pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah dan masyarakat.

Expo KKN Kendal 2026 dihadiri oleh Bupati Kendal, Ibu Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., Dekan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Dr. Ibnu Toto Husodo, S.T., M.T., Camat Kendal Sri Alimah, S.Sos. beserta jajarannya, Lurah Kebondalem Fajar Ribut Priyatno, S.E., serta lurah dari Kelurahan Karangsari, Trompo, dan Ngilir. Kegiatan ini juga mendapat sambutan antusias dari masyarakat Kabupaten Kendal yang memadati area stadion.

Keikutsertaan KKN Kelurahan Kebondalem Kelompok 38 dalam Expo KKN Kendal 2026 merupakan bagian dari pemenuhan tugas akhir KKN sekaligus wujud kontribusi mahasiswa dalam mendukung pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN mempublikasikan hasil program kerja yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian di wilayah Kelurahan Kebondalem.

Pada kesempatan tersebut, KKN Kelurahan Kebondalem Kelompok 38 menghadirkan stand UMKM yang menjual berbagai produk kuliner, di antaranya es kelapa, es teller, serabi Solo, dimsum, dan pempek. Stand UMKM ini bertujuan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat serta memperkenalkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kepada masyarakat luas.

Antusiasme pengunjung terlihat dari tingginya minat masyarakat terhadap produk yang ditawarkan. Seluruh jajanan yang dijual di Stand KKN Kelurahan Kebondalem Kelompok 38 habis terjual selama kegiatan berlangsung. Bahkan, produk serabi Solo diborong langsung oleh Bupati Kendal saat meninjau area expo, sementara produk lainnya habis dibeli oleh warga yang menghadiri kegiatan tersebut.

Stand KKN Kelurahan Kebondalem Kelompok 38 menjadi salah satu dari enam stand utama dalam Expo KKN Kendal 2026, bersama Stand Kelurahan Trompo, Kelurahan Ngilir, Kelurahan Karangsari, Stand Foto Booth, serta Stand Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UPGRIS. Masing-masing stand menampilkan potensi wilayah dan hasil program kerja mahasiswa KKN.

Expo KKN Kendal 2026 dirancang dan dilaksanakan oleh panitia gabungan dari empat kelurahan, yaitu Kelurahan Kebondalem, Ngilir, Karangsari, dan Trompo. Kolaborasi lintas kelurahan tersebut menunjukkan sinergi mahasiswa KKN dalam menyukseskan kegiatan pengabdian masyarakat di tingkat kabupaten.

Selain pameran stand, rangkaian kegiatan Expo KKN Kendal 2026 juga dimeriahkan dengan senam bersama masyarakat, pembagian doorprize, serta lomba tari. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga.

Dekan Fakultas Teknologi Informasi, Dr. Ibnu Toto Husodo, S.T., M.T., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Expo KKN merupakan bentuk implementasi nyata dari hasil penelitian dan pengabdian perguruan tinggi.

“Kami dapat mengekspor apa yang ada dalam penelitian dan pengabdian di kampus untuk direalisasikan dalam kehidupan nyata serta pemberdayaan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kendal, Ibu Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., menyampaikan harapannya agar kegiatan KKN mampu memberikan dampak positif bagi daerah.

“Harapan kami, kegiatan KKN ini dapat memberikan sisi positif bagi Pemerintah Kabupaten Kendal. Pelaksanaan Expo KKN pada hari ini juga diharapkan mampu berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan,” tuturnya.

Melalui partisipasi dalam Expo KKN Kendal 2026, mahasiswa KKN Kelurahan Kebondalem Kelompok 38 berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan ekonomi lokal, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan