JATENG.NET, BATANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) yang tergabung dalam Tim II Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, melaksanakan program kerja dengan tema “Penerapan Recording Digital untuk Mencatat Aktivitas Ternak” di Dusun Sibelis pada Sabtu, (19/7/2025).
Program ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran peternak terhadap pentingnya pencatatan yang sistematis, serta mudah untuk diakses dimanapun dan kapanpun.
Berbeda dari kegiatan yang dilakukan secara terpusat, program ini dilaksanakan secara door to door ke rumah-rumah peternak. Mahasiswa menyambangi secara langsung para peternak untuk memperkenalkan sistem pencatatan digital berbasis Google Spreadsheet. Sistem ini dirancang untuk mencatat aktivitas ternak seperti jadwal pemberiak pakan, vaksinasi, dan kondisi hewan secara real-time dan terorganisir.
Program ini digagas oleh Nurul Tsabita, mahasiswa jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Diponegoro, dengan cara membuat dan membagikan poster edukatif yang dilengkapi dengan barcode QR. Ketika dipindai menggunakan handphone, barcode tersebut akan mengarahkan peternak pada template recording digital yang telah dibuat dan siap digunakan oleh peternak.

“Poster ini kami buat agar para peternak punya pengingat visual sekaligus akses cepat dan mudah pada sistem pencatatannya. Jadi, para peternak cukup menscan barcode dengan menggunakan handphone, lalu isi data ternak dapat dilakukan melalui handphone” ujar Nurul Tsabita, selaku pelaksana program kerja.
Pendekatan digital ini mendapatkan respon positif dari para peternak di Dusun Sibelis. Pak Hadi (40) yang merupakan salah satu peternak di Dusun Sibelis, memberikan pengakuan bahwa sistem ini sangat membantu. “Saya biasanya hanya menulis melalui buku manual dan mengingat-ingat kapan terakhir vaksin. Sistem ini cukup menarik, mungkin akan diterapkan nantinya” tuturnya.
Program ini diharapkan dapat menumbuhan kebiasaan mencatat secara rutin dikalangan peternak yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun, sehingga dapat membantu pengelolaan ternak secara berkelanjutan. Selain itu, inovasi ini dapat menjadi sebuah contoh pemanfaatan teknologi dalam bentuk sederhana untuk menjawab kebutuhan lokal secara praktis dan mudah diterapkan.
Penulis: Nurul Tsabita, Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Diponegoro











