PATI — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas PGRI Semarang melaksanakan program penanaman bibit buah di Desa Blaru, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, sebagai upaya mendukung penghijauan sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat desa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 1 Maret 2026 dan melibatkan perangkat desa.
Program penanaman tersebut berfokus pada tiga jenis bibit unggulan, yakni pepaya, melinjo, dan jambu kristal. Ketiga jenis tanaman ini dipilih karena dinilai mudah dibudidayakan, memiliki nilai ekonomi, serta cocok dengan kondisi tanah dan iklim di wilayah Desa Blaru.
Penanggung Jawab Program, Dwi Rizki Prakosa, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa dalam mengintegrasikan aspek lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami melihat bahwa Desa Blaru memiliki potensi lahan pekarangan yang cukup luas. Melalui penanaman bibit pepaya, melinjo, dan jambu kristal, kami berharap hasilnya nanti tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk konsumsi maupun tambahan pendapatan warga,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan penanaman.
Kegiatan dimulai dengan survei dan observasi sebelum hari penanaman dilaksanakan. Mahasiswa menentukan lokasi tanam yang tepat, melakukan pengolahan tanah, serta mengatur jarak antar tanaman agar bibit dapat tumbuh optimal. Pada hari Minggu, 1 Maret 2026 mahasiswa bersama perangkat desa melakukan penanaman di beberapa titik strategis, seperti area sawah dan tepi jalan raya.
Kepala Desa Blaru, Marsana, A.Md.P., menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa KKN yang dinilai sejalan dengan program desa dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Selain membantu penghijauan, tanaman buah seperti pepaya dan jambu kristal memiliki nilai jual yang baik. Jika dirawat dengan baik, ke depan bisa menjadi salah satu sumber tambahan penghasilan masyarakat,” tuturnya.
Program penanaman bibit ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal. Melalui kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, diharapkan Desa Blaru dapat semakin hijau, produktif, dan mandiri secara ekonomi.
Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan lahan pekarangan semakin meningkat. Ke depan, bibit yang telah ditanam diharapkan dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Blaru.

