Mahasiswi KKN UNDIP Wujudkan Identitas Budaya Desa Punjulharjo Lewat Penciptaan Kostum Tari Andrawina
JATENG.NET, REMBANG — Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Undip x Unisvet di Desa Punjulharjo melaksanakan program kerja yang unik sekaligus penuh makna, yaitu penciptaan kostum Tari Andrawina. Program ini lahir dari semangat untuk memperkuat identitas budaya desa melalui seni pertunjukan yang khas dan membanggakan.
Tari Andrawina sendiri merupakan tarian yang melambangkan karakteristik masyarakat Punjulharjo sebagai petani garam. Namun, hingga saat ini kostum tari yang digunakan masih bersifat umum dan belum memiliki desain baku yang menonjolkan kekayaan budaya lokal. Unsur-unsur khas seperti motif bahari, warna tradisional, maupun elemen sejarah masyarakat Punjulharjo belum tergambar secara jelas dalam kostum yang ada.
Melihat kondisi tersebut, program penciptaan kostum ini dihadirkan sebagai langkah nyata dalam melestarikan seni pertunjukan sekaligus mendukung daya tarik wisata budaya. Kostum yang baru tidak hanya akan memperindah tampilan estetis, tetapi juga membawa nilai historis dan sosial yang merepresentasikan kehidupan masyarakat setempat.
Adapun tahapan program kerja ini meliputi:
- Penyesuaian desain kostum tari (baju, properti, dan aksesoris) sesuai saran dari pencipta Tari Andrawina.
- Diskusi dengan penjahit untuk memastikan desain dapat diwujudkan secara maksimal.
- Pembelian bahan kain yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter tari.
- Pembuatan kostum berupa baju dan celana khusus untuk penari.
- Pengadaan aksesoris dan properti seperti sampur, konde, bunga konde, caping, hingga sirkam untuk memperkaya tampilan penari.
Melalui program ini, diharapkan lahir sebuah kostum otentik Tari Andrawina yang mencerminkan jati diri masyarakat Punjulharjo sekaligus menjadi simbol pelestarian budaya lokal. Tidak hanya sebagai perlengkapan tari, kostum ini juga akan menjadi identitas yang membedakan Tari Andrawina dari tarian lain serta memperkuat citra Desa Punjulharjo sebagai desa yang kaya akan tradisi dan seni budaya.






