Mahasiswa KKN UNDIP Sulap Galon Bekas Jadi Aquaponik dan Kebun Sawi Mini di Semarang

Avatar photo

- Editorial Team

Sabtu, 26 Juli 2025 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN UNDIP berfoto bersama ibu-ibu perwakilan RT di RW 6, Kelurahan Pedurungan Kidul, Kota Semarang, usai kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan aquaponik lele dalam galon bekas, Selasa (23/7/2025).

Mahasiswa KKN UNDIP berfoto bersama ibu-ibu perwakilan RT di RW 6, Kelurahan Pedurungan Kidul, Kota Semarang, usai kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan aquaponik lele dalam galon bekas, Selasa (23/7/2025).

JATENG.NET, SEMARANG — Seorang mahasiswa jurusan Peternakan menggelar kegiatan sosialisasi dan demonstrasi inovatif tentang pembuatan aquaponik dengan metode budidaya ikan lele menggunakan galon bekas yang diintegrasikan dengan tanaman sawi.

Kegiatan ini berlangsung di Balai RW 6, Kelurahan Pedurungan Kidul, Kota Semarang dan dihadiri antusias oleh ibu-ibu perwakilan RT di RW 6.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) yang bertujuan untuk memperkenalkan metode budidaya mandiri berbasis pemanfaatan limbah dan ramah lingkungan kepada masyarakat.

Dalam acara ini, mahasiswa secara langsung mempraktikkan teknik sederhana dan ekonomis untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah galon bekas sebagai wadah budidaya ikan lele sekaligus media tanam tanaman sawi.

Sistem aquaponik yang diperagakan menggunakan galon bekas air mineral ini memungkinkan sirkulasi air dari budidaya ikan yang kaya nutrisi untuk menyuburkan tanaman sawi di bagian atas galon, menciptakan ekosistem mini yang ramah lingkungan dan hemat ruang serta biaya.

Mahasiswa KKN-T Tim 104 Undip, Muhammad Mumtazul Atqiya’ tengah memberikan pemaparan materi dan demonstrasi mengenai pembuatan aquaponik sederhana. (Dok: pribadi)

Ibu-ibu peserta terlihat sangat antusias mengikuti langkah-langkah pembuatan dan perawatan aquaponik ini, yang dinilai sangat cocok untuk diaplikasikan di lingkungan rumah tangga maupun komunitas kecil seperti RW dan RT.

Baca Juga:  7 Jenis Gatal pada Kulit Lengkap Penyebab, Cara Mengatasi, dan Obatnya

Kegiatan ini juga menjadi sarana edukatif yang membuka wawasan masyarakat tentang solusi budidaya mandiri serta ketahanan pangan berbasis pemanfaatan limbah plastik yang selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal.

Metode budidaya lele dalam galon bekas ini bukan hanya sangat efisien dari segi ruang dan modal, tetapi juga minim risiko kematian ikan serta perawatan yang mudah, membuatnya ideal untuk pelaku budidaya pemula.

Integrasi dengan tanaman sawi sebagai sayuran yang mudah tumbuh memberikan nilai tambah gizi sekaligus mempercantik lingkungan setempat.

Acara ditutup dengan penyerahan unit aquaponik yang telah dibuat secara langsung kepada perwakilan ibu RW 6 sebagai simbol komitmen bersama untuk mengembangkan budidaya mandiri secara berkelanjutan di lingkungan RW 6.

Kegiatan yang dilakukan tanggal 23 Juli 2025 ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi warga setempat untuk mengembangkan budidaya peternakan lele dan pertanian secara terpadu dengan cara sederhana dan inovatif, menunjang kesejahteraan dan kemandirian pangan.

Berita ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan ilmu pengetahuan dari kalangan mahasiswa dapat membawa manfaat langsung bagi masyarakat serta mendorong gerakan ramah lingkungan dan berkelanjutan di perkotaan.

Penulis: Muhammad Mumtazul Atqiya’

Follow WhatsApp Channel www.jateng.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang
CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati
SDN Gedanganak 02 Catat Prestasi! Aji Darma Juara 1 Olimpiade Teknologi Tingkat Kabupaten
Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia
Bekal Dunia Kerja, Mahasiswa Manajemen UPGRI Semarang Ikuti Magang di PT Pegadaian Kanwil XI Semarang
Mahasiswa ICS 2025 Lestarikan Budaya dan Lingkungan Lewat Batik & Wayang Kulit di Yogyakarta
Kolaborasi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Desa Campurejo, Sukseskan Program Bank Sampah
Cara Kirim Artikel ke Media Biar Cepat Tayang
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:21 WIB

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang

Senin, 1 Desember 2025 - 14:43 WIB

CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati

Sabtu, 15 November 2025 - 14:06 WIB

Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia

Rabu, 5 November 2025 - 17:15 WIB

Bekal Dunia Kerja, Mahasiswa Manajemen UPGRI Semarang Ikuti Magang di PT Pegadaian Kanwil XI Semarang

Selasa, 4 November 2025 - 13:36 WIB

Mahasiswa ICS 2025 Lestarikan Budaya dan Lingkungan Lewat Batik & Wayang Kulit di Yogyakarta

Berita Terbaru