JATENG.NET, BATANG — Seiring dengan perkembangan teknologi, pemanfaatan platform digital untuk memperkenalkan dan memasarkan produk semakin penting bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM), terutama di daerah pedesaan. Melihat tantangan tersebut, Muhammad Daffa Aradhana Adriansyah, mahasiswa Fakultas Informatika Universitas Diponegoro (Undip), tergerak untuk memberikan solusi melalui program KKN-T IDBU Tim 50 di Dusun Sibelis, Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang.
Sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakatnya, Muhammad Daffa Aradhana Adriansyah berhasil merancang dan meluncurkan website resmi untuk UMKM yang ada di Dusun Sibelis. Website ini bertujuan untuk memberikan UMKM lokal sarana untuk mempromosikan produk mereka secara digital, dengan harapan dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan penjualan mereka.
Peluncuran website dilakukan secara sederhana pada 16 Juli 2025, yang dihadiri oleh Kepala Dusun sebagai perwakilan pemerintah setempat. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dusun menyampaikan apresiasi kepada Muhammad Daffa Aradhana Adriansyah atas inisiatif dan kontribusinya dalam mengembangkan UMKM di wilayah tersebut.
Meskipun peluncuran hanya dihadiri oleh Kepala Dusun, hal ini tetap menjadi langkah penting dalam memperkenalkan konsep transformasi digital kepada pelaku usaha setempat.

“Website ini bisa menjadi langkah awal untuk memperkenalkan produk-produk UMKM Sibelis ke pasar yang lebih luas. Kami sangat berterima kasih atas bantuan mahasiswa Undip yang telah membantu kami untuk memulai perjalanan digital ini,” ungkap Kepala Dusun Sibelis.
Website ini tidak hanya menyediakan informasi profil UMKM dan daftar produk, tetapi juga dilengkapi dengan daftar kontak yang dapat dihubungi. Dengan begitu, pelaku UMKM dapat menerima pesanan dengan cara yang lebih efisien dan menjangkau lebih banyak konsumen.
Menurut Muhammad Daffa Aradhana Adriansyah, proyek ini merupakan salah satu implementasi nyata dari pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui teknologi. Ia berharap website ini dapat menjadi jembatan bagi UMKM Dusun Sibelis untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing mereka di era digital.
“Tujuan utama saya adalah agar UMKM di Dusun Sibelis bisa mengakses teknologi yang memungkinkan mereka untuk berkembang dan berkompetisi. Website ini adalah langkah pertama, dan semoga dapat diikuti dengan langkah-langkah lain yang lebih besar,” jelas Muhammad Daffa Aradhana Adriansyah, mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika Undip yang turut aktif dalam proses pengembangan website.
Dengan adanya website ini, diharapkan UMKM di Dusun Sibelis tidak hanya bertahan, tetapi juga dapat berkembang dalam menghadapi tantangan ekonomi modern, sekaligus meningkatkan perekonomian daerah melalui digitalisasi usaha.
Langkah ini menunjukkan bahwa kontribusi mahasiswa dapat membawa perubahan yang signifikan bagi masyarakat sekitar, dengan menghubungkan potensi lokal dengan perkembangan teknologi digital yang lebih maju.











