Peduli Keselamatan Kerja, Mahasiswa KKN UNDIP Adakan Pelatihan K3 dan Teknik Aman Aplikasi Pestisida

Avatar photo

- Editorial Team

Rabu, 14 Agustus 2024 - 01:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATENG.NET, MAGELANG – Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek yang sangat penting dalam setiap sektor industri, termasuk pertanian. Di Indonesia, penggunaan pestisida untuk meningkatkan produktivitas pertanian sering kali diiringi dengan risiko kesehatan bagi para petani dan lingkungan. 

Peduli Keselamatan Kerja, Mahasiswa KKN UNDIP Adakan Pelatihan K3 dan Teknik Aman Aplikasi Pestisida
Dokumentasi bersama kelompok tani Desa Cokro, dok. istimewa

Dalam rangka mengatasi masalah ini, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berfokus pada K3 dan teknik aman aplikasi pestisida diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif dan berkelanjutan. Program KKN Peduli Keselamatan Kerja yang dilaksanakan pada Senin (29/07/24) ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para petani tentang pentingnya K3, tetapi juga untuk memberikan keterampilan praktis dalam menerapkan pestisida secara aman.

Pertanian merupakan salah satu sektor yang vital bagi perekonomian Indonesia. Namun, penggunaan pestisida yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak negatif baik bagi kesehatan petani maupun lingkungan. 

Data menunjukkan bahwa banyak petani yang tidak memahami cara menggunakan dan menyimpan pestisida dengan aman, yang berpotensi menyebabkan keracunan. Oleh karena itu, pelatihan K3 dan teknik aman dalam aplikasi pestisida sangat diperlukan untuk melindungi kesehatan petani dan kelestarian lingkungan. 

Pentingnya penggunaan alat pelindung diri mendorong salah satu mahasiswa TIM KKN TIM 2 Universitas Diponegoro untuk melaksanakan kegiatan program monodisiplin ” pelatihan tentang K3, penggunaan APD, serta teknik aplikasi pestisida yang aman” kepada Kelompok Tani Desa Cokro Kec Grabag, Kab. Magelang

Baca Juga:  Tekan Angka Stunting, Mahasiswa KKN UNDIP Sukses Gelar Program Psikoedukasi Pencegahan Pernikahan Dini di Desa Saren

Program ini diusung oleh Hera Huga Marsha dari program studi Teknik Industri, yang disosialisasikan pada tanggal 29 Juli 2024 kepada kelompok tani desa Cokro dengan tujuan agar para petani mengerti pentingnya penggunaan alat pelindung diri saat berkegiatan di pertanian. 

Menurut para petani penggunaan alat pelindung diri pada saat melakukan penyemprotan pestisida masih belum terbiasa sehingga tidak nyaman, namun masyarakat telah merasakan dari dampak penyemprotan pestisida yang tidak menggunakan alat pelindung diri akan merasakan pusing dan batuk. 

Hera menjelaskan, bahwa penggunaan alat pelindung diri pada saat penyemprotan pestisida merupakan hal wajib dan harus dibiasakan, karena dapat menimbulkan batuk, saki kepala, diare, stunting, hingga kematian.

Program ini diharapkan dapat mendorong dan mengajak para petani di Desa Cokro agar membiasakan menggunakan alat pelindung diri pada saat melakukan kegiatan pertanian untuk mencegah kecelakaan kerja dan menjaga kesehatan petani dan keluarganya.

Editor: Nur Ardi

Follow WhatsApp Channel www.jateng.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang
Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas
Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan
Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?
CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati
SDN Gedanganak 02 Catat Prestasi! Aji Darma Juara 1 Olimpiade Teknologi Tingkat Kabupaten
Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia
Analisis Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Industri Properti di PT. Musawa Jaya Perkasa
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:21 WIB

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:54 WIB

Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:35 WIB

Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:39 WIB

Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?

Senin, 1 Desember 2025 - 14:43 WIB

CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati

Berita Terbaru