JATENG.NET, KLATEN – Dalam melaksanakan proses Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN – PPM) yang dilaksanakan oleh Kelompok 80 Universitas Slamet Riyadi Surakarta Tahun 2025 yang berlokasi di Desa Kahuman, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Serta dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Luqman Al Hakim, S.Pd., M.Pd.
Salah satu mahasiswa KKN UNISRI sebagai pelaksana dari program yang telah terlaksana ini bernama Dea Lola Syaharani dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Program Studi Ilmu Administrasi Negara. Program kerja bertema “Sosisalisasi Anti Kekerasan Sosial di Pos Pelayanan Terpadu Remaja Desa Kahuman”.
Tujuan dan manfaat dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran remaja Desa Kahuman tentang bentuk, dampak dan pencegahan kekerasan seksual serta memperkuat Pos Pelayanan Terpadu sebagia pusat edukasi dan menciptakan rasa aman di Desa Kahuman.
Kegiatan sosialisasi tentang anti kekerasan seksual ini bertempat di Pos Pelayanan Terpadu Remaja Desa Kahuman, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Sosialisasi ini diikuti oleh 20 remaja berusia 15-19 tahun. Sosialisasi ini telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 09 Agustus 2025.
Kegiatan ini telah mendapatkan izin dari Bidan Desa Kahuman dan Kader Posyandu Remaja Desa Kahuman. Semua anggota posyandu remaja menyambut dengan antusias sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar hingga selesai kegiatan.

Hasil program kerja “Sosialisasi Anti Kekerasan Seksual di Pos Pelayanan Terpadu Remaja Desa Kahuman” berhasil meningkatkan pemahaman 20 remaja peserta mengenai bentuk, dampak, dan pencegahan kekerasan seksual.
Peserta aktif terlibat dalam diskusi, memberikan tanggapan positif, dan menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi terhadap pentingnya menjaga lingkungan aman.
Antusiasme audiens terlihat dari keaktifan bertanya dan berbagi pengalaman, serta komitmen untuk menyebarkan pengetahuan yang diperoleh kepada teman sebaya.
Kegiatan juga memperkuat peran Pos Pelayanan Terpadu Remaja sebagai pusat edukasi dan advokasi di Desa Kahuman, serta menjalin kerjasama yang baik antara mahasiswa KKN, perangkat desa, dan masyarakat.
“Sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperluas fungsi Pos Pelayanan Terpadu Remaja, tidak hanya pada layanan kesehatan fisik, tetapi juga perlindungan mental dan keamanan remaja. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memotivasi remaja untuk saling menjaga dan berani melapor jika menemukan atau mengalami tindak kekerasan seksual,” ujar Dea.
Kader Posyandu Remaja Desa Kahuman mengapresiasi kegiatan ini karena mampu menambah wawasan remaja binaan posyandu. “Materi ini sangat bermanfaat, apalagi dibawakan dengan cara yang menarik. Semoga bisa menjadi agenda rutin di posyandu remaja,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif dan hangat, menunjukkan antusiasme peserta. Para remaja berharap edukasi serupa dapat terus dilakukan untuk menciptakan Desa Kahuman yang aman, nyaman, dan ramah remaja.
