KKN UPGRIS Bersinergi dengan Tenaga Kesehatan, Tingkatkan Pelayanan Posyandu Balita di Desa Jatijajar

Foto bersama

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 06 Desa Jatijajar bersinergi dengan tenaga kesehatan dan kader Posyandu dalam pelaksanaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Amrih Dadi IV, RW 4, Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Sabtu (8/8/2026). Kolaborasi ini menjadi wujud dukungan mahasiswa terhadap peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN membantu proses pendataan balita dan ibu, pencatatan hasil pengukuran, pengaturan alur pelayanan, pemberian vitamin dan makanan bergizi, serta mendampingi orang tua selama kegiatan Posyandu. Sementara itu, tenaga kesehatan melakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan tumbuh kembang balita, serta memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pemenuhan gizi, imunisasi, dan pola hidup sehat sejak usia dini.

Kehadiran mahasiswa membantu memperlancar pelayanan sehingga pemeriksaan dapat berlangsung lebih tertib, efektif, dan nyaman. Mahasiswa juga berinteraksi langsung dengan warga untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan balita secara rutin sebagai upaya pencegahan stunting dan masalah gizi.

Annissa Nursetiani, salah satu anggota KKN Kelompok 06, mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Posyandu merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus sarana pembelajaran di luar kampus.

“Melalui kegiatan ini, kami belajar secara langsung mengenai pelayanan kesehatan di masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata selama menjalankan program KKN. Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat membantu kelancaran pelayanan Posyandu dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan balita,” ujarnya.

Sementara itu, Rumiyati, selaku Ketua Kader Posyandu Amrih Dadi IV, mengapresiasi partisipasi mahasiswa KKN UPGRIS. “Kehadiran mahasiswa sangat membantu para kader, terutama dalam mendata tinggi badan, berat badan, hingga lingkar kepala balita serta ibu balita. Semoga sinergi seperti ini dapat terus terjalin untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, aktif, dan berkualitas. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Jatijajar.

 

 

 

  • Arinta Dwi Hapsari
  • Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang kelompok 06 Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!