Hemat Biaya Atasi Stunting, Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Ibu-Ibu Hamil dan Menyusui Membuat Homemade Food Tinggi Protein dari Ikan Lele

Avatar photo

- Editorial Team

Rabu, 14 Agustus 2024 - 01:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hemat Biaya Atasi Stunting, Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Ibu-Ibu Hamil dan Menyusui Membuat Homemade Food Tinggi Protein dari Ikan Lele

Hemat Biaya Atasi Stunting, Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Ibu-Ibu Hamil dan Menyusui Membuat Homemade Food Tinggi Protein dari Ikan Lele

JATENG.NET, PEKALONGAN – Pada Selasa (23/07/24) telah dilaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) melalui salah satu program kerja “Program Pendampingan Peningkatan Protein Ikan pada Menu Homemade Food” yang dilaksanakan oleh Zahwa Annisa Khofifah, mahasiswi KKN Tim II Universitas Diponegoro 2024 yang dilaksanakan di Posyandu Pos 2 Kelurahan Mayangan. 

Hemat Biaya Atasi Stunting, Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Ibu-Ibu Hamil dan Menyusui Membuat Homemade Food Tinggi Protein dari Ikan Lele

Kegiatan ini meliputi edukasi pentingnya makanan modern yang sehat dan tinggi protein. Selain itu, Kelurahan Mayangan masih menghadapi tantangan serius dalam bidang kesehatan masyarakat, khususnya terkait angka stunting yang terbilang cukup tinggi. 

Menurut data yang diperoleh dari bidan desa yaitu sebanyak 8 anak di Kelurahan Mayangan mengalami stunting. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, yang dapat berdampak buruk pada perkembangan fisik dan kognitif anak. 

Menyikapi hal ini, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro menyelenggarakan program pendampingan yang bertujuan untuk meningkatkan asupan protein dalam makanan sehari-hari melalui menu homemade food yang bervariasi.

Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu hamil dan menyusui yang sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Program ini menitikberatkan pada pengenalan menu berbasis ikan lele yang kaya akan protein sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan gizi anak-anak balita di kelurahan tersebut. 

Dalam rangkaian kegiatan, Zahwa memperkenalkan cara membuat nugget dari daging ikan lele. Nugget ini dipilih karena bahan yang mudah didapat, harga ekonomis, mudah dibuat, disukai anak-anak, dan memiliki nilai gizi tinggi. 

Proses pembuatan nugget dijelaskan secara rinci sembari leaflet berisi resep dan tata cara pembuatan dibagikan. Zahwa juga menjelaskan manfaat kesehatan dari konsumsi ikan lele, yang kaya akan protein, omega-3, dan berbagai vitamin esensial. Kandungan gizi ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan balita, terutama dalam upaya mencegah dan mengurangi stunting di Kelurahan Mayangan.

Baca Juga:  Usaha Perikanan Minimalis Bernilai Ekonomis! Mahasiswa KKN UNDIP Edukasi Cara Budidaya Ikan dan Sayuran dalam Ember (Budikdamber) Skala Rumah Tangga

Pada kegiatan tersebut, Zahwa menyampaikan, “Walaupun nugget yang dibuat sendiri termasuk dalam kategori process food setidaknya kita bisa mengontrol kandungan yang ada di dalamnya, karena balita juga perlu variasi makanan yang menggugah selera makan yang mana hal ini juga membantu mencegah GTM pada balita. 

Daripada membeli nugget instant yang tergolong ultra process food (UPF), lebih baik membuat sendiri dengan bahan yang murah dan sehat.” Bidan Desa,  Ibu Urip yang mengikuti kegiatan ini juga menimpali. “Menu yang bervariasi di meja makan juga dibutuhkan untuk menarik minat anak, sehingga anak tidak bosan dengan varian menu yang sama.” 

Program ini mendapatkan respon positif dari para peserta. Banyak dari mereka yang menyatakan akan mencoba menerapkan resep nugget ikan lele di rumah sebagai bagian dari upaya memberikan makanan bergizi kepada anak-anak mereka. 

Program ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka stunting di Kelurahan Mayangan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asupan protein dalam makanan sehari-hari. 

Zahwa Annisa Khofifah berharap melalui program pendampingan ini, masyarakat di Kelurahan Mayangan dapat lebih memahami pentingnya asupan gizi yang cukup untuk anak-anak balita, serta lebih kreatif dalam mengolah bahan makanan yang ada di sekitar menjadi menu yang disukai anak-anak. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mengatasi stunting di kelurahan tersebut.

Editor: Nur Ardi
Follow WhatsApp Channel www.jateng.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang
Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas
Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan
Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?
CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati
SDN Gedanganak 02 Catat Prestasi! Aji Darma Juara 1 Olimpiade Teknologi Tingkat Kabupaten
Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia
Analisis Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Industri Properti di PT. Musawa Jaya Perkasa
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:21 WIB

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:54 WIB

Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:35 WIB

Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:39 WIB

Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?

Senin, 1 Desember 2025 - 14:43 WIB

CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati

Berita Terbaru