JATENG.NET, Banyumas — Bagi saya merantau ke Jawa Tengah untuk melanjutkan Pendidikan di bangku perkuliahan ternyata membawa banyak cerita seru. Sebagai mahasiswa asal tanah Sunda yang kini menetap di Banyumas, salah satu hal yang paling sering bikin kangen rumah (selain masakan Mamah, tentunya) adalah suasana pegunungan dan pedesaan yang sejuk dan asri. Beruntungnya, rasa rindu terhadap kampung halaman itu langsung terobati secara tunai begitu saya tidak sengaja melipir ke Gurau Baturaden setelah rapat organisasi di UIN SAIZU kampus 2.
Destinasi kuliner sekaligus tempat nongkrong yang bikin nyaman banget di lereng Gunung Slamet ini sukses menggabungkan konsep alam terbuka dengan tempat bersantai kekinian. Sesuai dengan namanya yang unik, Gurau Baturaden benar-benar menjelma menjadi ruang terbaik untuk bercanda gurau dan ngariung berkumpul bersama teman-teman kuliah setelah penat dihajar tumpukan tugas kampus dan proker yang tiada habisnya.
Serasa Healing di Lembang, Tapi Ini di Baturaden!
Pertama kali menginjakkan kaki di Gurau Baturaden, vibes yang saya rasakan langsung melempar ingatan pada daerah Cikole atau Ciwidey di Bandung. Suasananya tiris (dingin) sepoi-sepoi dan enakeun (nyaman), dikelilingi oleh jajaran pohon pinus yang menjulang tinggi, serta menawarkan ketenangan yang jauh dari kebisingan pusat kota Purwokerto.
Sebagai anak kuliahan yang hobi berburu tempat estetik, bagi saya ada tiga alasan utama mengapa Gurau Baturaden ini langsung bikin jatuh cinta pada pandangan pertama:
Sensasi Alam yang Sangat Syahdu: Kursi dan meja kayu ditata sedemikian rupa secara apik langsung di bawah rimbunnya leuweung (hutan) pinus. Udara bersih bebas polusi di sini benar-benar membuat paru-paru tersenyum lebar dan pikiran kembali jernih.
Spot Foto yang Josjis Pisan: Buat kaum yang punya prinsip “pantang pulang sebelum ngonten”, setiap sudut di tempat ini sangat instagramable. Desain bangunannya minimalis modern dengan sentuhan industrial, kontras namun entah kenapa terasa sangat menyatu dengan alam sekitar.
Pesona Kabut Sore Pegunungan: Jika kamu datang sekitar jam 4 atau 5 sore, siap-siap saja dibuat terpukau. Kabut tipis khas lereng Gunung Slamet sering kali turun perlahan menyelimuti area outdoor, mengubah suasana sekitar menjadi sangat syahdu, puitis, dan geulis pisan pokokna!.
Karena suhu udara di Baturaden bisa berubah menjadi dingin pisan (ekstrem) dalam sekejap mata, jangan egois demi gaya semata ya! Tetap bawa jaket atau outer tebal favoritmu supaya momen nongkrong tetap nyaman dan terhindar dari masuk angin.

Kulineran Hangat dengan “Harga Mahasiswa”
Nongkrong berjam-jam di tengah udara dingin pegunungan tentu saja membuat perut menjadi lebih gampang kencot kata orang Banyumas mah. Menariknya, meskipun tempatnya terlihat mewah dan eksklusif, menu-menu yang ditawarkan di Gurau Baturaden ini ternyata sangat bersahabat dan aman untuk ukuran dompet mahasiswa rantau seperti saya.
Perpaduan menyantap selembar tempe mendoan panas yang dicocol kecap pedas, diselingi seruputan kopi susu hangat, sambil mendengarkan gemerisik daun-daun pinus yang ditiup angin, bener-bener definisi self-healing terbaik yang murah meriah namun berkesan mewah pisan.
Lokasi, Jam Operasional, dan Akses Jalan.
Kamu gak perlu khawatir akan tersesat jika baru pertama kali ingin berkunjung ke sini. Lokasi Gurau Baturaden tergolong sangat strategis dan mudah sekali ditemukan melalui bantuan aplikasi Google Maps. Akses jalannya pun sudah beraspal mulus, sehingga aman dan nyaman untuk ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, bahkan dari area kampus Unsoed Purwokerto sekalipun hanya memakan waktu sekitar 20 sampai 30 menit.
Jam Operasional: Buka setiap Hari
Senin-Jum’at: Pukul 09.00-17.00 WIB
Sabtu: Pukul 09.00-21.00 WIB
Minggu: Pukul 09.00-17.00 WIB
Waktu Kunjungan Terbaik: Sore menjelang malam hari, tepat ketika lampu-lampu gantung berwarna kuning hangat mulai dinyalakan secara serentak. Suasananya epik dan josjis pisan!.
Harga Tiket Masuk (HTM): Rp.5.000 saja per orang (sangat murah untuk pemandangan seindah ini).
Buat teman-teman di Jawa Tengah atau sesama anak rantau dari Jawa Barat yang lagi kuliah di Banyumas dan sedang mencari tempat pelarian dari kepenatan rutinitas, Gurau Baturaden ini wajib masuk ke dalam list teratas destinasi akhir pekanmu. Mangga dicoba akang-teteh sekalian, dijamin langsung betah dan gak mau pulang!
