Dukung Digitalisasi UMKM Sibelis, Mahasiswa KKN-T UNDIP Bimbing Warga Bikin Akun E-Commerce

Avatar photo

- Editorial Team

Kamis, 24 Juli 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN UNDIP Tim 50 Kelompok 4 bersama pelaku UMKM Dusun Sibelis usai pelatihan, sambil memegang leaflet panduan pembuatan akun E-Commerce.

Mahasiswa KKN UNDIP Tim 50 Kelompok 4 bersama pelaku UMKM Dusun Sibelis usai pelatihan, sambil memegang leaflet panduan pembuatan akun E-Commerce.

JATENG.NET, BATANG – Upaya mendukung perkembangan digital yang berfokus pada pemasaran melalui platform E-Commerce dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT – IDBU) UNDIP dari Tim 50 Kelompok 4. Program ini menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dusun Sibelis, Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, dengan memberikan pelatihan “Panduan Pembuatan Akun E-Commerce untuk Pengembangan UMKM di Bidang Marketing”.

Program ini digagas oleh Firdausy Salsabila, mahasiswa jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro. Firdausy menjelaskan bahwa program ini hadir sebagai bentuk respon terhadap rendahnya literasi digital masyarakat desa, khususnya dalam memanfaatkan platform e-commerce untuk memperluas pasar.

Firdausy Salsabila, mahasiswa Manajemen UNDIP, memberikan penjelasan langsung kepada pelaku UMKM tentang cara membuat akun Shopee sebagai langkah awal digitalisasi pemasaran produk.

“Saya melihat masih banyak warga desa yang belum mengerti bagaimana memanfaatkan perkembangan zaman. Padahal, di era serba digital ini, penting bagi UMKM untuk bisa menjangkau pasar yang lebih luas melalui platform online,” jelas Firdausy saat sesi pelatihan, Minggu (13/7).

Panduan pembuatan akun E-Commerce dilakukan secara langsung dengan metode door-to-door, mendatangi rumah-rumah pelaku UMKM untuk memberikan bimbingan praktis. Dusun Sibelis sendiri memiliki banyak pelaku UMKM, seperti produsen gula aren, emping melinjo, lilin, dan tahu. Berdasarkan survei awal, mayoritas pelaku UMKM masih menggunakan cara tradisional dalam memasarkan produknya, yaitu dengan menjual ke warga sekitar tanpa memanfaatkan pasar digital.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN-T UNDIP dan UNWAHAS 2025 Bantu UMKM Karangsari dengan Pembuatan Website yang Menjadi Pusat Informasi dan Membuka Peluang Pasar Lebih Luas untuk UMKM Karangsari

“Pelatihan ini menjadi solusi yang tepat karena dilakukan secara personal dan praktis. Saya memilih platform Shopee sebagai media pelatihan karena tampilannya user-friendly, proses pendaftaran yang cepat, serta jangkauan pasarnya yang luas. Dengan Shopee sebagai contoh, para pelaku UMKM bisa langsung merasakan bagaimana memasarkan produk mereka ke seluruh Indonesia tanpa harus memiliki toko fisik,” tambah Firdausy.

Antusiasme warga terlihat dalam proses pelatihan. Salah satu pelaku UMKM gula aren, Ibu Nur Hayat (33), mengungkapkan bahwa selama ini ia hanya menjual produknya di lingkungan sekitar. “Di sini memang masih tradisional cara menjualnya. Belum ada yang bisa atau paham bagaimana menggunakan aplikasi seperti Shopee untuk berjualan. Saya jadi semangat mencoba setelah diajari,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian Mahasiswa UNDIP yang mengusung pelatihan digital untuk pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Harapannya, panduan pembuatan akun E-Commerce ini dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam pengembangan UMKM Dusun Sibelis agar lebih berdaya saing di era digital.

Follow WhatsApp Channel www.jateng.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang
CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati
SDN Gedanganak 02 Catat Prestasi! Aji Darma Juara 1 Olimpiade Teknologi Tingkat Kabupaten
Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia
Bekal Dunia Kerja, Mahasiswa Manajemen UPGRI Semarang Ikuti Magang di PT Pegadaian Kanwil XI Semarang
Mahasiswa ICS 2025 Lestarikan Budaya dan Lingkungan Lewat Batik & Wayang Kulit di Yogyakarta
Kolaborasi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Desa Campurejo, Sukseskan Program Bank Sampah
Cara Kirim Artikel ke Media Biar Cepat Tayang
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:21 WIB

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang

Senin, 1 Desember 2025 - 14:43 WIB

CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati

Sabtu, 15 November 2025 - 14:06 WIB

Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia

Rabu, 5 November 2025 - 17:15 WIB

Bekal Dunia Kerja, Mahasiswa Manajemen UPGRI Semarang Ikuti Magang di PT Pegadaian Kanwil XI Semarang

Selasa, 4 November 2025 - 13:36 WIB

Mahasiswa ICS 2025 Lestarikan Budaya dan Lingkungan Lewat Batik & Wayang Kulit di Yogyakarta

Berita Terbaru