PATI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang bertugas di Desa Blaru, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, melaksanakan program mitigasi bencana dengan membuat dan memasang plang jalur evakuasi di sejumlah titik strategis desa. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam.
Penanggung Jawab Program Mitigasi Bencana, Dwi Rizki Prakosa, menjelaskan bahwa program ini berangkat dari hasil observasi dan diskusi bersama perangkat desa mengenai potensi risiko bencana di wilayah tersebut.
“Desa Blaru memiliki beberapa titik yang berpotensi terdampak banjir saat musim hujan. Oleh karena itu, kami berinisiatif membuat plang jalur evakuasi agar masyarakat mengetahui arah penyelamatan diri jika terjadi kondisi darurat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sebelum pemasangan dilakukan, tim KKN terlebih dahulu melakukan survei lokasi dan menentukan titik evakuasi yang dinilai paling aman dan mudah dijangkau oleh warga. Desain plang dibuat dengan warna mencolok serta dilengkapi tanda panah dan tulisan yang jelas agar mudah terlihat, baik pada siang maupun malam hari.
Proses pembuatan plang dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa, mulai dari perancangan desain, pengecatan, hingga pemasangan di lapangan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa juga berkoordinasi dengan pihak desa agar lokasi pemasangan tidak mengganggu akses jalan maupun aktivitas warga.
Program mitigasi bencana ini mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai keberadaan plang jalur evakuasi sangat membantu, terutama bagi anak-anak dan lansia yang membutuhkan panduan jelas saat kondisi darurat.
Dengan adanya plang jalur evakuasi tersebut, diharapkan Desa Blaru semakin siap menghadapi potensi bencana dan masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai prosedur keselamatan. Mahasiswa KKN UPGRIS pun berharap program ini dapat terus dirawat dan dimanfaatkan oleh warga sebagai bagian dari upaya bersama dalam menciptakan desa yang tangguh dan siaga bencana.
