Solusi Kreatif, Mahasiswa KKN UNDIP Ini Serahkan Desain Mesin Pengolah Sampah ke Desa Tambakrejo

Avatar photo

- Editorial Team

Senin, 12 Agustus 2024 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solusi Kreatif, Mahasiswa KKN UNDIP Ini Serahkan Desain Mesin Pengolah Sampah ke Desa Tambakrejo
TAMBAKREJO, Pemalang – 8 Agustus 2024 Dalam upaya mendukung pengelolaan sampah organik di Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro 2023/2024 telah menyerahkan desain mesin pencacah sampah organik kepada Pemerintah Desa Tambakrejo pada 8 Agustus 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang bertujuan untuk membantu masyarakat desa dalam mengatasi permasalahan sampah organik melalui inovasi teknologi.

Penyerahan desain ini dilakukan oleh Muhammad Mahesa Heqmatiar, mahasiswa jurusan Rekayasa Perancangan Mekanik, dan diterima oleh Kepala Desa Tambakrejo, Bapak Hadi Sutejo, beserta perangkat desa dan perwakilan masyarakat. Desain mesin pencacah ini dirancang khusus untuk memudahkan pengelolaan sampah organik, sehingga dapat diolah menjadi produk yang lebih bernilai, seperti kompos, yang sangat bermanfaat bagi pertanian dan lingkungan desa.

Dalam presentasinya, Mahesa menjelaskan secara rinci fitur-fitur unggulan dari desain mesin tersebut, termasuk kemudahan operasional, efisiensi pencacahan, serta potensi pengembangan lebih lanjut. “Desain ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis bagi masalah sampah organik yang dihadapi oleh masyarakat Desa Tambakrejo. Kami juga siap memberikan pendampingan teknis jika desa memutuskan untuk merealisasikan pembuatan mesin ini,” kata Mahesa.

Baca Juga:  Mahasiswa UNDIP Edukasi Ibu-Ibu Desa Pulosari Tentang Penggunaan BTP yang Aman di Dapur

Kepala Desa Tambakrejo, Bapak Hadi Sutejo, memberikan apresiasi atas inisiatif dan kreativitas Mahesa dalam merancang desain ini. “Kami sangat menghargai kerja keras dan kreativitas Mahesa dalam merancang desain mesin ini. Desain ini akan menjadi langkah awal yang penting bagi desa kami dalam mengembangkan teknologi pengelolaan sampah yang lebih baik,” ujarnya.

Hasil dari kegiatan ini adalah penyerahan desain yang diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan mesin pencacah sampah organik di Desa Tambakrejo. Dampak yang diharapkan adalah peningkatan kapasitas desa dalam mengelola sampah organik secara efisien dan ramah lingkungan, yang pada akhirnya akan mendukung program pertanian berbasis kompos dan mengurangi pencemaran lingkungan.

Dengan adanya desain mesin pencacah sampah organik ini, diharapkan Desa Tambakrejo dapat segera merealisasikan pembuatan mesin tersebut dan meningkatkan pengelolaan sampah organik secara mandiri dan berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana mahasiswa KKN dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat, sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah tersebut.

Editor: Anggi Putri
Follow WhatsApp Channel www.jateng.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang
Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas
Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan
Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?
CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati
SDN Gedanganak 02 Catat Prestasi! Aji Darma Juara 1 Olimpiade Teknologi Tingkat Kabupaten
Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia
Analisis Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Industri Properti di PT. Musawa Jaya Perkasa
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:21 WIB

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:54 WIB

Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:35 WIB

Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:39 WIB

Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?

Senin, 1 Desember 2025 - 14:43 WIB

CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati

Berita Terbaru