Mahasiswa KKN Tematik IPB University Awali Kegiatan dengan Masyarakat di Desa Mojoreno Melalui Pemetaan Potensi dan Penguatan Kolaborasi
JATENG.NET, Wonogiri — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University resmi memulai rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Mojoreno, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Kehadiran mahasiswa disambut hangat oleh pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Kegiatan diawali pada 6 Juli 2026 dengan agenda serah terima mahasiswa KKN Tematik IPB University yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Sidoharjo.
Acara tersebut menjadi pembukaan resmi pelaksanaan KKN Tematik sekaligus penyerahan mahasiswa kepada pemerintah kecamatan dan desa-desa lokasi pengabdian. Melalui seremoni simbolis tersebut, mahasiswa diperkenalkan sebagai mitra pembangunan desa yang akan mendampingi masyarakat selama masa pengabdian. Momentum ini menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi, koordinasi, serta sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah guna mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.
Program KKN Tematik IPB University dirancang Berdasarkan Potensi dan Masalah Desa
Memasuki hari kedua, mahasiswa KKN Tematik melaksanakan kunjungan ke Kantor Desa Mojoreno untuk melakukan diskusi bersama perangkat desa mengenai kondisi wilayah, potensi unggulan, serta berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memaparkan rancangan program kerja yang telah disusun berdasarkan hasil studi pendahuluan. Program tersebut meliputi pengembangan ekonomi masyarakat melalui pendampingan UMKM, pemberdayaan keluarga, program ternak sehat sebagai upaya mendukung kesehatan dan produktivitas ternak masyarakat, serta program pengembangan profil data desa berbasis website yang bertujuan membantu pemerintah desa dalam mengelola data secara lebih akurat, sistematis, dan mudah diakses. Pemerintah desa menyambut baik berbagai gagasan tersebut dan memberikan berbagai masukan agar implementasinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Desa Mojoreno.
Kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan bersama PKK yang diselenggarakan di Aula Desa Mojoreno. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperkenalkan diri kepada para kader PKK serta masyarakat yang hadir. Selain sesi perkenalan anggota KKN Tematik IPB University, kegiatan juga diisi dengan pembacaan laporan kegiatan PKK serta pelaksanaan arisan rutin. Kehadiran mahasiswa dalam forum tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam berbagai program pemberdayaan keluarga selama masa pengabdian.

Pendampingan Program Integrasi Layanan Primer (ILP)
Rangkaian kegiatan berlanjut pada 8 Juli 2026 dan 10-11 Juli 2026 ketika tim KKN Tematik IPB bersama kader kesehatan setempat melaksanakan kegiatan Integrasi Layanan Primer (ILP) berupa posyandu balita dan posyandu lansia. Kegiatan ini digelar di empat lokasi, yakni Dusun Mojoreno Lor, Mojoreno Kidul, Wates, dan Cungkrung.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa turut membantu proses pemeriksaan kesehatan dasar, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pengecekan tekanan darah, pengukuran lingkar kepala, hingga pengukuran lingkar lengan. Tidak hanya balita dan lansia, ibu hamil yang hadir juga mendapatkan pemeriksaan berupa pengukuran lingkar perut sebagai bagian dari pemantauan kesehatan kehamilan. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ILP menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya pelayanan kesehatan primer yang dilakukan secara rutin di tingkat desa. Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai kondisi kesehatan masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan program kerja yang lebih tepat sasaran.

Susuri UMKM Khas Wonogiri di Desa Mojoreno
Pada 9 Juli 2026, mahasiswa mengunjungi lima UMKM, yaitu usaha marning berbahan dasar jagung, sari kedelai, karak atau kerupuk nasi, keripik singkong, dan keripik pisang. Berbagai produk tersebut telah lama dikenal masyarakat sebagai makanan khas Wonogiri yang banyak diminati wisatawan maupun pendatang sebagai oleh-oleh daerah. Selama kunjungan, mahasiswa berbicara langsung dengan para pelaku usaha mengenai proses produksi, pemasaran, tantangan usaha, hingga peluang pengembangan yang masih dapat dioptimalkan. Informasi yang diperoleh akan menjadi dasar dalam penyusunan program pendampingan UMKM di Desa Mojoreno. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan besarnya potensi ekonomi lokal yang dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan perguruan tinggi.

Mahasiswa juga melanjutkan pemetaan potensi ekonomi melalui kunjungan ke dua UMKM lainnya, yaitu Eco Jamur, yang bergerak di bidang budidaya jamur, serta usaha rambak berbahan dasar tepung tapioka. Kedua UMKM tersebut memiliki karakteristik usaha yang berbeda dengan pelaku usaha sebelumnya sehingga memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai keragaman sektor usaha di Desa Mojoreno. Hasil observasi menunjukkan bahwa masing-masing UMKM memiliki peluang besar untuk terus berkembang apabila didukung oleh inovasi pemasaran melalui pemanfaatan teknologi digital.
Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan untuk mempelajari secara langsung mengenai proses budidaya jamur. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa mengamati secara langsung tahapan produksi mulai dari proses pembuatan media tanam, perawatan baglog, hingga proses panen. Observasi ini dilakukan sebagai dasar penyusunan rekomendasi program pendampingan yang dapat membantu meningkatkan produktivitas serta nilai tambah usaha budidaya jamur di Desa Mojoreno.
Kolaborasi dengan Karang Taruna di Desa Mojoreno
Selain melakukan kunjungan ke Posyandu dan UMKM, mahasiswa juga turut menghadiri pertemuan Karang Taruna yang diselenggarakan di rumah Kepala Desa Mojoreno. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan para pemuda desa sekaligus memahami peran Karang Taruna dalam menggerakkan berbagai kegiatan kemasyarakatan. Pertemuan berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh semangat, dengan dihadiri oleh pengurus Karang Taruna, perangkat desa, serta perwakilan masyarakat yang terlibat dalam kepanitiaan.
Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah membahas mengenai persiapan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 pada tanggal bulan Agustus mendatang. Sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan, Karang Taruna akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Dusun (PORDUS) yang dijadwalkan berlangsung pada akhir bulan Juli. Kegiatan ini akan menjadi ajang kompetisi sekaligus sarana dalam mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga melalui berbagai kegiatan perlombaan olahraga. Mahasiswa juga menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi dalam mendukung pelaksanaan PORDUS, baik dalam proses persiapan maupun saat kegiatan berlangsung. Melalui keterlibatan tersebut, diharapkan terjalin kolaborasi yang baik antara mahasiswa, Karang Taruna, dan masyarakat Desa Mojoreno sehingga seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan dapat terlaksana dengan meriah, tertib, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga Desa Mojoreno.
Rangkaian kegiatan selama enam hari pertama ini menjadi pondasi penting bagi pelaksanaan program KKN Tematik IPB University di Desa Mojoreno. Melalui pendekatan partisipatif yang diawali dengan observasi, koordinasi, serta keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kondisi desa sekaligus membangun hubungan yang erat dengan masyarakat. Berbagai program yang telah dirancang di bidang pengembangan ekonomi, pemberdayaan keluarga, peternakan, serta pengembangan data desa berbasis website diharapkan mampu memberikan manfaat nyata dan berkontribusi terhadap pembangunan Desa Mojoreno yang lebih mandiri, inovatif, dan berkelanjutan.
PROFIL PENULIS
Kegiatan KKN Tematik IPB University
Nama Lengkap Penulis
- Muhammad Irgi Ekaputra
- Belysta Disa Setiawan
- Reviana Aulia Sabrina
- Shabrina Fawziyyah Hafidz
- Rafaldiansyah Alfattah Shafiq
- Nisa Amelia
- Farza Richky Putra Antoto
Dosen Pembimbing Lapangan: Mohamad Shohibuddin S.Ag., M.Si
Asal Kampus: IPB University





