Mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP Susun Peta Informasi Pesisir Berbasis Pengetahuan Nelayan Klidang Wetan

BATANG, 29 Juli 2026 – Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) 2026 melaksanakan program pendampingan penyusunan dan pemanfaatan Peta Informasi Pesisir Berbasis Pengetahuan Lokal Nelayan di Desa Klidang Wetan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. Program Multidipilin II ini bertujuan mendokumentasikan pengetahuan lokal masyarakat nelayan mengenai jalur per mil dan zona potensi penangkapan ikan pelagis kecil ke dalam bentuk informasi spasial yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemerintah desa.

Desa Klidang Wetan merupakan wilayah pesisir dengan masyarakat yang memiliki aktivitas perikanan dan sebagian berprofesi sebagai nelayan. Dalam menjalankan aktivitas melaut, para nelayan memiliki pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman mengenai arah perjalanan, wilayah penangkapan, waktu melaut, serta kondisi hasil tangkapan yang dipengaruhi oleh musim. Pengetahuan tersebut menjadi salah satu sumber informasi penting dalam penyusunan peta informasi pesisir.

Untuk menggali informasi tersebut, mahasiswa KKN melakukan wawancara dan diskusi bersama beberapa nelayan Desa Klidang Wetan pada 29 Juli 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai pengalaman dan pengetahuan lokal nelayan yang berkaitan dengan aktivitas melaut serta wilayah penangkapan ikan.

“Mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP 2026 melakukan diskusi dan foto bersama nelayan Desa Klidang Wetan pada 29 Juli 2026 sebagai bagian dari penggalian pengetahuan lokal untuk penyusunan Peta Informasi Pesisir”.

Salah satu nelayan yang menjadi narasumber, Bapak Birin, menjelaskan bahwa aktivitas melaut umumnya dilakukan sejak sekitar pukul 04.00 hingga sore atau malam hari. Berdasarkan pengalaman melautnya, aktivitas penangkapan ikan umumnya dilakukan ke arah utara dengan wilayah penangkapan yang disebut berada sekitar lintang 4 hingga 5. Ia juga menjelaskan bahwa jenis ikan yang diperoleh dapat berbeda bergantung pada musim.

Nelayan lainnya, Bapak Agus Dalim, menyampaikan bahwa aktivitas penangkapan dilakukan ke arah utara dengan wilayah sekitar lintang 3 hingga 5 berdasarkan pengalaman melaut. Ia juga menjelaskan bahwa kondisi hasil tangkapan berkaitan dengan musim, salah satunya pada musim timur ketika cumi menjadi salah satu hasil tangkapan.

Informasi yang diperoleh dari para nelayan tersebut kemudian digunakan sebagai bahan dalam penyusunan Peta Informasi Pesisir. Data dan informasi yang telah dikumpulkan diolah menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menghasilkan peta yang memuat informasi mengenai jalur per mil dan zona potensi penangkapan ikan pelagis kecil.

Penyusunan peta dilakukan dengan mempertimbangkan pengetahuan lokal yang diperoleh dari masyarakat nelayan. Dengan demikian, peta yang dihasilkan tidak hanya menjadi produk visual, tetapi juga menjadi bentuk dokumentasi spasial terhadap informasi yang sebelumnya banyak diketahui berdasarkan pengalaman masyarakat dalam melakukan aktivitas melaut.

Setelah peta selesai disusun, pada 17 Agustus 2026 mahasiswa KKN menyerahkan hasil Peta Informasi Pesisir kepada perangkat Desa Klidang Wetan di Balai Desa Klidang Wetan.

Selain kepada pemerintah desa, peta juga diserahkan secara langsung kepada keluarga nelayan. Penyerahan dilakukan kepada istri para nelayan sebagai perwakilan keluarga, sementara para nelayan sedang berada di laut untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan.

“Penyerahan Peta Informasi Pesisir kepada istri nelayan sebagai perwakilan keluarga nelayan Desa Klidang Wetan”.

Peta tersebut disediakan dalam bentuk cetak dan digital sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media informasi bagi masyarakat. Hasil program ini diharapkan dapat membantu mendokumentasikan pengetahuan lokal nelayan Desa Klidang Wetan mengenai jalur per mil dan zona potensi penangkapan ikan pelagis kecil dalam bentuk informasi spasial yang lebih mudah dipahami dan dimanfaatkan.

Melalui program KKN Reguler Tim II UNDIP 2026, hasil pemetaan diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Klidang Wetan dan masyarakat, khususnya keluarga nelayan, sebagai salah satu bentuk dokumentasi pengetahuan lokal mengenai wilayah pesisir dan aktivitas penangkapan ikan.

  • Muhammad Sulthanul Auliyanto
  • Mahasiswa Program Studi Oseanografi, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!