MAHASISWA KKN UNDIP MAKSIMALKAN KINERJA APOTEK HIDUP DESA KEBONHARJO DENGAN LAMPU RAMAH LINGKUNGAN

KLATEN, 6 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro dari Program Studi Teknik Listrik Industri, Sekolah Vokasi, Billy Mohammad Yusuf Taswaneno, menyelesaikan program kerja instalasi pengkabelan dan penerangan pada Apotek Hidup (Taman Tanaman Obat Keluarga/TOGA) Desa Kebonharjo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Kegiatan berlangsung pada Kamis (6/8) siang, pukul 13.00–16.00 WIB.

Program ini hadir untuk menjawab persoalan minimnya pencahayaan di area Apotek Hidup, terutama pada malam hari dan saat tanaman kurang mendapat paparan sinar matahari, yang dikhawatirkan dapat menghambat pertumbuhan tanaman obat keluarga yang menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi warga Desa Kebonharjo. Menariknya, pelindung lampu pada instalasi ini dibuat dari limbah galon bekas sebagai wujud pemanfaatan barang tidak terpakai menjadi sesuatu yang fungsional.

Sebelum pelaksanaan, tim KKN terlebih dahulu sowan kepada Bapak Yanto selaku Ketua RT 02 setempat guna memaparkan layout 2 dimensi rangkaian instalasi yang telah dirancang, satu hari sebelum proses pemasangan berlangsung. Tahapan ini dilakukan agar warga sekitar turut memahami rencana kerja sekaligus memberi masukan sebelum instalasi benar-benar dieksekusi di lapangan.

“Saya senang sekali dengan adanya program ini karena Apotek Hidup kita jadi lebih terlihat dan mudah dirawat meski hari sudah gelap. Kami dari warga sangat mendukung dan berterima kasih atas inisiatif adik-adik mahasiswa KKN,” ujar Bapak Yanto, Ketua RT 02 Desa Kebonharjo.

Pelaksanaan dilanjutkan dengan pengadaan bahan serta perangkaian jalur kabel dan lampu sesuai titik-titik yang telah ditentukan agar mampu mencakup keseluruhan area Apotek Hidup. Pelindung lampu berbahan limbah galon turut dipasang dan terbukti mampu bertahan stabil meski terkena hembusan angin, sekaligus melindungi lampu dari air hujan saat cuaca buruk.

Program ini terlaksana dengan lancar dan sesuai dengan layout yang telah dirancang sebelumnya. Satu-satunya kendala yang ditemui hanyalah kebutuhan waktu tambahan untuk merapikan ranting-ranting pohon yang digunakan sebagai penopang jalur pengkabelan, namun secara keseluruhan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik tanpa hambatan berarti.

Dengan hadirnya penerangan pada Apotek Hidup ini, tim KKN berharap kegiatan warga di area tersebut dapat lebih terbantu serta pertumbuhan tanaman obat keluarga yang telah ditanam dapat lebih maksimal, sejalan dengan upaya pemenuhan kebutuhan gizi bagi masyarakat Desa Kebonharjo.

  • Billy Mohammad Yusuf Taswaneno
  • Mahasiswa Program Studi Teknik Listrik Industri, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!