Dorong Pemanfaatan Pupuk Mikroba, Mahasiswi Prodi Kesehatan Masyarakat KKN UNDIP Edukasi K3 dan Kesehatan Lingkungan
SRAGEN — Mahasiswi Kesehatan Masyarakat KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) TA 2025/2026 memberikan edukasi mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta manfaat pupuk mikroba bagi kesehatan lingkungan kepada pengelola dan perwakilan dari kelompok tani Desa Dawungan. Kegiatan ini turut mendukung pengembangan pupuk mikroba sebagai alternatif yang berpotensi dikembangkan menjadi produk usaha masyarakat.
Edukasi K3 mencakup penggunaan masker saat menangani pupuk, menjaga jarak dari bahan dengan bau menyengat, mencuci tangan setelah bekerja, menggunakan sarung tangan saat mencampurkan bahan kimia, serta membuka wadah fermentasi secara berkala untuk melepaskan gas yang terbentuk dan mencegah penumpukan tekanan.
Dari sisi kesehatan lingkungan, mahasiswa menjelaskan bahwa pemanfaatan pupuk mikroba dapat membantu menjaga kesuburan tanah dan keseimbangan mikroorganisme di dalamnya. Penggunaannya juga dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk berbahan kimia sehingga berpotensi mengurangi paparan bahan kimia bagi petani dan risiko pencemaran lingkungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan penerapan K3 dapat berjalan seiring dengan pengembangan pupuk mikroba secara aman dan berkelanjutan. Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta poin 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui peningkatan kesadaran terhadap keselamatan kerja dan pemanfaatan alternatif yang lebih berkelanjutan bagi lingkungan.
- Inneke Ainun Afifah
- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
- Setuju







