Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga melalui Posyandu di Desa Pringanom

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah rumah tangga melalui Posyandu tepatnya di Dukuh Pringanom, Desa Pringanom, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengelola sampah dengan baik serta memahami dampak yang dapat ditimbulkan dari kebiasaan membuang sampah sembarangan.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pemilahan sampah berdasarkan jenisnya. Padahal, pengelolaan sampah yang kurang baik tidak hanya dapat mengganggu kebersihan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, Posyandu dipilih sebagai salah satu tempat untuk menyampaikan edukasi karena memiliki hubungan yang dekat dengan kegiatan kesehatan masyarakat.

Sosialisasi ditujukan kepada kader Posyandu dan peserta Posyandu. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN menyampaikan informasi mengenai cara mengelola sampah rumah tangga dengan baik, termasuk pentingnya membuang dan memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Untuk membantu peserta memahami materi, mahasiswa KKN menggunakan poster edukatif yang berisi informasi mengenai dampak membuang sampah sembarangan terhadap kesehatan tubuh dan lingkungan. Media tersebut dibuat dengan informasi yang singkat dan mudah dipahami.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat mulai menerapkan kebiasaan mengelola sampah dengan lebih baik di lingkungan rumah masing-masing. Edukasi yang diberikan juga diharapkan dapat diteruskan oleh kader Posyandu kepada masyarakat lainnya sehingga kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan dapat semakin meningkat.

Kegiatan sosialisasi ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being) melalui edukasi mengenai dampak pengelolaan sampah terhadap kesehatan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga berkaitan dengan SDGs Tujuan 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities) melalui upaya mendorong lingkungan permukiman yang lebih bersih dan sehat.

Penulis: Annisa Salsabilla Ramadhanti

  • Annisa Salsabilla Ramadhanti
  • Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!