Perkuat Literasi Pajak UMKM, Mahasiswa KKN Undip Kembangkan Menu “Pemberdayaan dan UMKM” di Website Desa Pringanom

SRAGEN – Informasi tentang usaha dan perpajakan kini semakin mudah dijangkau masyarakat Desa Pringanom. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) mengembangkan menu “Pemberdayaan dan UMKM” yang diintegrasikan ke dalam Website Desa Pringanom sebagai upaya memperkenalkan potensi usaha sekaligus mendekatkan informasi perpajakan kepada pelaku UMKM.

Program tersebut kemudian diperkenalkan kepada perangkat Desa Pringanom melalui kegiatan sosialisasi pada 13 Agustus 2026. Melalui menu baru tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi mengenai UMKM dan perpajakan dalam satu ruang digital yang dapat diakses dengan lebih mudah.

Pengembangan menu ini berangkat dari kondisi Desa Pringanom yang memiliki beragam usaha masyarakat, mulai dari olahan pangan, warung dan kuliner, perdagangan, jasa, hingga produksi dan kerajinan. Di tengah berkembangnya berbagai usaha tersebut, masih terdapat pelaku UMKM yang belum terbiasa melakukan pencatatan usaha dan belum memahami kewajiban perpajakan secara menyeluruh.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Undip menghadirkan menu “Pemberdayaan dan UMKM” sebagai pusat informasi yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Menu ini tidak hanya membahas perpajakan, tetapi juga mengangkat potensi UMKM yang ada di Desa Pringanom.

Mengenal Potensi UMKM Desa Pringanom

Salah satu fitur utama yang dikembangkan adalah Direktori UMKM Desa Pringanom. Direktori tersebut memuat data 61 UMKM yang tersebar di 11 dukuh, berdasarkan data yang dihimpun dan diolah dari perangkat Desa Pringanom per 31 Juli 2026. Berbagai UMKM tersebut dikelompokkan ke dalam lima kategori, yaitu jasa, kuliner dan olahan pangan, perdagangan, pertanian dan peternakan, serta produksi dan kerajinan. Pengelompokan berdasarkan jenis usaha dan wilayah dukuh tersebut membuat informasi lebih terstruktur sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengenali usaha yang ada di lingkungan Desa Pringanom.

Tak Berhenti di Website, Mahasiswa KKN UNDIP Turun Langsung ke Pelaku Usaha

Pengembangan website bukan menjadi akhir dari program pemberdayaan UMKM. Pada 3 Agustus 2026, mahasiswa KKN Undip juga turun langsung ke lapangan melalui kegiatan edukasi kepada pelaku UMKM dengan skema Training of Trainers (ToT).

Salah satu pelaku usaha yang menjadi sasaran kegiatan adalah MAKTANI, usaha perorangan yang bergerak di bidang manufaktur dan perakitan mesin penggilingan padi. Mahasiswa mendatangi langsung tempat usaha untuk memberikan edukasi mengenai perpajakan UMKM sekaligus berdiskusi mengenai kondisi dan kebutuhan usaha.

Dalam kegiatan tersebut, edukasi tidak hanya berfokus pada pengenalan pajak, tetapi juga diarahkan pada pemahaman mengenai pentingnya pencatatan usaha dan persiapan kewajiban perpajakan seiring dengan perkembangan bisnis. Mahasiswa turut membantu memberikan gambaran mengenai perencanaan pajak (tax planning) sederhana yang dapat menjadi bahan pertimbangan pemilik usaha dalam mengelola kewajiban perpajakannya sesuai ketentuan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Undip berharap pelaku UMKM Desa Pringanom semakin memahami pentingnya pencatatan usaha dan kewajiban perpajakan. Dengan akses informasi yang lebih mudah dan bahasa yang lebih sederhana, UMKM di Desa Pringanom diharapkan dapat berkembang secara lebih tertib, mandiri, dan berdaya saing.

  • Putri Oktaviani
  • Mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!