Dari Sosialisasi ke Aksi Nyata, KKN-T 139 Universitas Diponegoro Luncurkan Program Budidaya Maggot di Mangkang Kulon Bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang

Avatar photo

- Editorial Team

Senin, 28 Juli 2025 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN-T 139 Universitas Diponegoro berfoto bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang dan Lurah Kelurahan Mangkang Kulon setelah Kegiatan Sosialisasi.

Mahasiswa KKN-T 139 Universitas Diponegoro berfoto bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang dan Lurah Kelurahan Mangkang Kulon setelah Kegiatan Sosialisasi.

JATENG.NET, SEMARANG — Kelompok 2 Tim KKN-T 139 Universitas Diponegoro berhasil menyelenggarakan program budidaya maggot sebagai solusi pengolahan dan pengurangan limbah organik. Kegiatan ini merupakan program multidisiplin kelompok sekaligus bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengurangi limbah organik.

Program ini terdiri dari serangkaian kegiatan yang diawali dengan sosialisasi bersama DLH Kota Semarang dengan judul “Budidaya Maggot sebagai Solusi Pemanfaatan Limbah Organik” (7/7/2025).

Sebelum kegiatan sosialisasi dilakukan, Kelompok 2 Tim KKN-T 139 Universitas Diponegoro telah melakukan berbagai survei yang menunjukkan bahwa pengelolaan sampah organik di Kelurahan Mangkang Kulon, khususnya wilayah RW 2 belum optimal dan memerlukan penanganan yang berkelanjutan. Selain itu, dilakukan persiapan alat dan bahan yang diperlukan untuk kebutuhan sosialisasi.

Sosialisasi ini berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang yang berperan sebagai pemateri mengenai pengenalan dan cara budidaya maggot dari telur hingga siap dipanen dan bertelur kembali.

Pada sesi pemaparan materi, terdapat demonstrasi budidaya maggot di hadapan peserta sosialisasi yaitu warga RW 2 dan RW 3 Kelurahan Mangkang Kulon. Kegiatan ini dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif bersama narasumber, yaitu Bapak Wahyu Andri Pratama.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN UNS Desa Jaten Ciptakan Alat Pembakar Sampah Minim Asap, Ramah Lingkungan untuk Desa
Dinas Lingkungan Hidup memberikan Sosialisasi Budidaya Maggot kepada Warga RW 2 dan RW 3 Kelurahan Mangkang Kulon.

Program ini tidak hanya berhenti sampai tahap sosialisasi saja, namun juga dilakukan budidaya maggot secara langsung selama 20 hari dan monitoring secara berkala untuk memastikan keberhasilan budidaya maggot.

Monitoring yang dilakukan mencakup beberapa hal, seperti melakukan penyemprotan untuk menjaga kelembaban kandang maggot dan lalat, pemberian pakan maggot, dan pengecekan telur di eggies.

Setelah maggot siap dipanen, terdapat rangkaian kegiatan lanjutan berupa penunjukan hasil budidaya maggot. Kegiatan lanjutan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 27 Juli 2025 di halaman rumah Ketua RW 2 Kelurahan Mangkang Kulon dengan peserta Ibu-ibu PKK RW 2 (27/7/2025).

Mahasiswa Kelompok 2 KKN-T 139 Universitas Diponegoro berfoto bersama Ibu-ibu PKK RW 2 setelah Kegiatan Penunjukan Hasil Budidaya Maggot.

Program budidaya maggot mendapat respons positif berupa apresiasi dari salah satu warga. “Terima kasih kepada mahasiswa KKN UNDIP karena telah berbaur dengan masyarakat dan menjalankan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi warga RW 2 Kelurahan Mangkang Kulon” ujarnya.

Program multidisiplin ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Diponegoro dalam mendukung produksi dan konsumsi yang berkelanjutan. Harapannya, program ini dapat meningkatkan kemampuan warga dalam memanfaatkan potensi limbah organik menjadi sesuatu yang bernilai tambah melalui budidaya maggot.

Follow WhatsApp Channel www.jateng.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang
Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas
Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan
Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?
CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati
SDN Gedanganak 02 Catat Prestasi! Aji Darma Juara 1 Olimpiade Teknologi Tingkat Kabupaten
Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia
Analisis Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Industri Properti di PT. Musawa Jaya Perkasa
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:21 WIB

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:54 WIB

Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:35 WIB

Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:39 WIB

Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?

Senin, 1 Desember 2025 - 14:43 WIB

CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati

Berita Terbaru