Dari Sampah Menjadi Kompos, Mahasiswa KKN Undip Edukasi Kelompok Wanita Tani dalam Pengolahan Sampah Organik

Avatar photo

- Editorial Team

Selasa, 13 Agustus 2024 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Sampah Menjadi Kompos, Mahasiswa KKN Undip Edukasi Kelompok Wanita Tani dalam Pengolahan Sampah Organik

Dari Sampah Menjadi Kompos, Mahasiswa KKN Undip Edukasi Kelompok Wanita Tani dalam Pengolahan Sampah Organik

Dari Sampah Menjadi Kompos, Mahasiswa KKN Undip Edukasi Kelompok Wanita Tani dalam Pengolahan Sampah Organik
Wonogiri (21/7/2024) – Sampah merupakan salah satu permasalahan dan tantangan yang besar dalam kehidupan yang mungkin seringkali terabaikan. Sampah yang dulunya dianggap sebagai hasil buangan dari aktivitas manusia, kini berkembang menjadi isu lingkungan yang krusial. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan pengelolaan sampah untuk menangani permasalahan terkait sampah. Pengelolaan sampah yang buruk dapat menyebabkan pencemaran tanah, udara, dan air, serta menimbulkan masalah kesehatan seperti penyakit infeksi dan gangguan pernapasan.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Tim II 2023/2024 di Desa Banyakprodo Kec. Tirtomoyo Kab. Wonogiri serta diskusi bersama dengan perangkat desa didapatkan bahwa mayoritas masyarakat masih mengelola sampahnya dengan cara membakar. Hal ini dilakukan sebab belum tersedianya Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Desa Banyakprodo.

Kebanyakan sampah yang dihasilkan masyarakat adalah sampah organik sebab konsumsi sayuran di Desa Banyakprodo cukup tinggi. Mengamati permasalahan terkait sampah tersebut, mahasiswa KKN Undip Tim II 2023/2024 Desa Banyakprodo menyelenggarakan program kegiatan multidisiplin terkait “Pemanfaatan Sampah Organik dan Rumah Tangga Menjadi Kompos dengan Metode Takakura” kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Banyakprodo. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap sampah yang ada di lingkungan sekitar terutama dalam mengelola sampah bekas makanan (food waste).

Pelaksanaan kegiatan tersebut dibagi menjadi 3 hari yakni di hari pertama dilakukan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) dusun Mujing, Desa Banyakprodo. Kemudian di hari kedua kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) dusun Ngambiawar, Desa Banyakprodo, dan di hari ketiga yakni Kelompok Wanita Tani (KWT) dusun Cabakan, Desa Banyakprodo. Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian leaflet mengenai kompos metode takakura serta penyuluhan mengenai pemanfaatan sampah organik menjadi kompos dan apa itu metode takakura. 

Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi dan pembuatan takakura. Pada akhir sesi, peserta diberikan kesempatan untuk melakukan diskusi tanya jawab. Hasil takakura yang telah dibuat kemudian diberikan kepada masing-masing Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Banyakprodo untuk kemudian dirawat dan digunakan sebagai pupuk untuk tanaman mereka.

Baca Juga:  Cara Kirim Artikel ke Media Biar Cepat Tayang

Program kegiatan ini mendapat respons positif dari Kelompok Wanita Tani (KWT) dusun Mujing, dusun Ngambiawar, dan dusun Cabakan Desa Banyakprodo, dimana selama keberjalanan program kegiatan pemanfaatan sampah organik menjadi kompos metode takakura, masyarakat sangat aktif dalam mendengarkan materi, ikut serta dalam sesi demonstrasi hingga mengajukan pertanyaan secara antusias. Kelompok Wanita Tani (KWT) berharap agar pengelolaan sampah organik menjadi kompos dengan metode takakura dapat membantu petani dalam merawat dan menyuburkan tanamannya. 

Selain itu, mahasiswa KKN Undip Tim II 2023/2024 Desa Banyakprodo berharap agar pembuatan kompos metode takakura dengan menggunakan sampah organik dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah yang baik serta mengurangi kecenderungan masyarakat Desa Banyakprodo untuk membakar sampah.

Penulis: Mahasiswa KKN Tim II Undip Desa Banyakprodo

Editor: Anggi Putri
Follow WhatsApp Channel www.jateng.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang
Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas
Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan
Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?
CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati
SDN Gedanganak 02 Catat Prestasi! Aji Darma Juara 1 Olimpiade Teknologi Tingkat Kabupaten
Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia
Analisis Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Industri Properti di PT. Musawa Jaya Perkasa
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:21 WIB

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:54 WIB

Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:35 WIB

Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:39 WIB

Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?

Senin, 1 Desember 2025 - 14:43 WIB

CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati

Berita Terbaru