Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 37 Ajak Warga Tlogo Senam Pagi, Tingkatkan Kesehatan dan Kebersamaan Warga
JATENG.NET, SEMARANG — Suasana pagi di Desa Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, tampak berbeda belakangan ini. Warga dari berbagai kalangan berkumpul dengan penuh semangat mengikuti senam pagi bergilir yang digagas oleh Kelompok 37 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang. Program ini hadir sebagai wujud kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan jasmani sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat Minggu 7 September 2025.
Menariknya, kegiatan senam tidak hanya berpusat di satu tempat, melainkan berpindah dari satu dusun ke dusun lainnya. Konsep bergilir ini dipilih agar seluruh warga Desa Tlogo bisa ikut merasakan manfaat senam, tanpa terkecuali. Di setiap dusun, warga menyambut dengan antusias, membawa keluarga, bahkan mengajak anak-anak untuk ikut bergerak bersama. Alunan musik senam yang energik membuat suasana pagi menjadi lebih hidup dan ceria.
Senam dipandu langsung oleh mahasiswa KKN dengan gerakan sederhana namun penuh semangat, sehingga dapat diikuti semua usia, dari anak-anak hingga orang tua. Tidak jarang terdengar sorak-sorai tawa peserta ketika mencoba mengikuti gerakan baru, menjadikan kegiatan ini bukan hanya olahraga, tetapi juga hiburan bersama.
Bagi warga, kegiatan ini bukan sekadar olahraga untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga. Banyak yang mengaku senam pagi membuat mereka lebih bugar, lebih bahagia, dan lebih dekat dengan tetangga. “Senam ini bikin badan segar, apalagi rame-rame bareng warga satu dusun. Rasanya jadi tambah akrab,” ungkap salah satu peserta dengan wajah sumringah.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat karena selain menyehatkan, juga mampu menumbuhkan rasa kebersamaan. Bahkan, sebagian warga berharap senam pagi bisa dijadikan kegiatan rutin setiap minggu meski masa KKN telah selesai, sehingga manfaatnya tetap berlanjut dalam jangka panjang.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Kelompok 37 berharap dapat meninggalkan jejak positif bagi masyarakat Desa Tlogo, tidak hanya dalam bentuk pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga dalam membangun kesadaran akan pentingnya hidup sehat. Senam pagi bergilir ini menjadi bukti bahwa kegiatan sederhana pun bisa memberi dampak besar: tubuh lebih bugar, hati lebih gembira, dan hubungan antarwarga semakin erat.






