Dari Pemetaan hingga Edukasi: “Upaya Meningkatkan Kesadaran Kualitas Air di Desa Sigayam”

Batang, Sigayam 2026 — Mahasiswa KKN Oseanografi Universitas Diponegoro (UNDIP)

melaksanakan kegiatan pemetaan sumber air bersih dan edukasi mengenai pentingnya menjaga

kualitas air di Desa Sigayam. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan informasi

sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kondisi dan pemanfaatan sumber air di lingkungan sekitar.

Gambar 1. Dokumentasi Penyerahan Hasil kepada Pihak Perangkat Desa

(Sumber Dokumen Pribadi)

Kegiatan diawali dengan melakukan identifikasi dan pemetaan terhadap sumber-sumber air

bersih yang terdapat di Desa Sigayam. Proses tersebut dilakukan dengan mengumpulkan

informasi mengenai lokasi sumber air serta kondisi lingkungan di sekitarnya. Data yang

diperoleh selanjutnya disusun dalam bentuk peta yang dapat memberikan gambaran mengenai

persebaran sumber air bersih di wilayah desa.Menurut Mishael selaku mahasiswa jurusan Oseanografi pemetaan ini dapat menjadi sumber

informasi yang lebih mudah dipahami oleh masyarakat maupun pemerintah desa. Hasil pemetaan

juga dapat membantu memberikan gambaran mengenai potensi sumber daya air yang dimiliki

Desa Sigayam serta pentingnya menjaga keberadaannya.

“Melalui pemetaan ini saya harap warga dapat mengetahui sumber air bersih yang dapat

digunakan warga ketika sumber mata air warga sedang bermasalah” ujar Mishael, mahasiswa

Oseanografi.

Kepala Desa Sigayam, Daryanto pun menyambut baik hasil dari kegiatan ini, dan warga dapat

terbantu dalam mencari sumber air bersih.

“Kami berterima kasih karena mahasiswa sudah membantu melakukan pemetaan sumber air bersih dengan harapan, data ini bisa terus diperbarui sehingga dapat membantu desa dalam melihat kondisi air desa “ ungkap Daryanto.

Tidak berhenti pada pemetaan, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi mengenai pentingnya

kualitas air bagi masyarakat, khususnya pelaku ekonomi di Desa Sigayam. Air menjadi

salah satu kebutuhan penting dalam berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan usaha yang

memanfaatkan air dalam proses produksi maupun pengolahan makanan.

Melalui edukasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga

kebersihan sumber air dan lingkungan di sekitarnya. Penggunaan air yang bersih dan layak juga

perlu menjadi perhatian, terutama dalam kegiatan yang berkaitan dengan pengolahan produk

pangan. Kualitas air yang baik dapat mendukung kebersihan proses produksi sekaligus menjaga

kualitas dan keamanan produk yang dihasilkan.

Gambar 2. Dokumentasi Sosialisasi Door to Door Mengenai Luaran “Buku Saku Pengelolaan Usaha Sederhana bagi Pelaku Usaha Desa Sigayam” Kepada Pelaku Usaha di Desa Sigayam

(Sumber Dokumen Pribadi)

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong

masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi sumber air di lingkungan tempat tinggalnya.

Kesadaran tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air serta

menciptakan lingkungan desa yang lebih sehat.

Hasil pemetaan sumber air bersih juga dapat dimanfaatkan sebagai media informasi dan data

pendukung bagi Desa Sigayam dalam memahami kondisi sumber daya air yang tersedia.

Dengan adanya informasi tersebut, diharapkan upaya pengelolaan dan perlindungan sumber air

dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Melalui rangkaian kegiatan pemetaan dan edukasi ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama

bahwa menjaga kualitas air bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu, melainkan

merupakan bagian dari peran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mendukung

keberlangsungan aktivitas kehidupan serta perekonomian di Desa Sigayam

  • Mishael Elzaphan
  • Mahasiswa Program Studi Oceanografi, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!