Cegah Nyamuk Penyebab DBD! Mahasiswa KKN UNDIP Laksanakan Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) bersama Kader Jumantik Desa Pakumbulan

Avatar photo

- Editorial Team

Rabu, 21 Agustus 2024 - 01:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATENG.NET, PEKALONGANMahasiswa KKN Tim II Undip 2023/2024 melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebagai bentuk upaya preventif penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Pakumbulan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. 

Program yang bertajuk “Pakumbulan Bebas Demam Berdarah Melalui Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus” ini dilakukan di rumah-rumah warga Dukuh Klekor Kulon dan Depok, Desa Pakumbulan. 

Program ini merupakan program kerja monodisiplin dari Nabila Nurul Hidayah yang merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran. Program ini dilaksanakan berkolaborasi dengan kader Jumantik Desa Pakumbulan. 

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh gigitan dari nyamuk Aedes Aegypti. Penderita DBD akan mengalami 3 fase yaitu fase demam, fase kritis dan fase pemulihan. 

Pada fase kritis, demam yang dialami penderita DBD akan turun secara drastis tetapi fase ini justru menjadi fase paling berbahaya karena pada fase ini penderita berpotensi mengalami syok dan mengancam nyawa penderita. 

Maka dari itu, dapat dikatakan DBD ini merupakan penyakit yang berbahaya. Selama kurang lebih 6 sampai 3 bulan terakhir, kasus positif DBD yang ada di Desa Pakumbulan cukup tinggi menurut keterangan kader kesehatan setempat. 

Kasus DBD tersebut terus menyebar selama kurun waktu tersebut. Pemerintah desa setempat beserta kader kesehatan telah melakukan upaya penanganan terkait tingginya kasus positif DBD yang ada di Desa Pakumbulan. 

Fogging di daerah atau lingkungan rumah warga yang memiliki kasus positif DBD adalah upaya paling cepat yang dapat dilakukan oleh pemerintah desa dan kader kesehatan setempat. 

Namun, seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa kelemahan fogging hanya dapat membasmi nyamuk-nyamuk yang sudah dewasa sedangkan untuk jentik-jentik nyamuk tidak dapat dibasmi oleh fogging ini. 

Baca Juga:  Mahasiswa KKN-T Undip Perkenalkan Platform LMSKU untuk Tingkatkan Literasi Keuangan UMKM di Desa Sukorejo

Oleh karena itu, program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3M Plus ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk upaya pencegahan penyakit DBD di Desa Pakumbulan.

Program yang berjudul “Pakumbulan Bebas Demam Berdarah Melalui Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus” ini dilaksanakan secara door to door ke rumah-rumah warga pada hari Jumat, 26 Juli 2024 di Dukuh Klekor Kulon dan Depok, Desa Pakumbulan. 

Program ini terdiri atas dua kegiatan yaitu pemeriksaan jentik nyamuk yang ada pada penampungan air di rumah-rumah warga yang menjadi sampling pada dua dukuh tersebut dan penyuluhan terkait 3M Plus dengan media poster oleh Mahasiswa KKN Undip

Setelah dilakukan pemeriksaan jentik nyamuk, mahasiswa KKN Undip melakukan penyuluhan mengenai 3M Plus dan membagikan brosur terkait 3M Plus agar dapat diterapkan dalam jangka panjang sebagai bentuk upaya yang dapat dilakukan juga oleh warga setempat untuk mencegah adanya nyamuk penyebab DBD. 

Selain itu, mahasiswa KKN Undip juga membagikan bubuk larvasida pada warga yang penampungan air di rumahnya terdapat jentik-jentik nyamuk saat dilakukan pemeriksaan. Terdapat 20 rumah warga di Dukuh Klekor Kulon dan Depok yang diperiksa penampungan airnya dalam program ini. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 10 dari 20 rumah warga yang didatangi dalam program ini memiliki penampungan air yang terdapat jentik-jentik nyamuk. 

Melalui program ini, harapannya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Pakumbulan terhadap pentingnya menerapkan 3M Plus sebagai upaya pencegahan penyakit DBD yang harus selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Editor: Nur Ardi
Follow WhatsApp Channel www.jateng.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang
Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas
Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan
Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?
CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati
SDN Gedanganak 02 Catat Prestasi! Aji Darma Juara 1 Olimpiade Teknologi Tingkat Kabupaten
Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia
Analisis Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Industri Properti di PT. Musawa Jaya Perkasa
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:21 WIB

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:54 WIB

Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:35 WIB

Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:39 WIB

Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?

Senin, 1 Desember 2025 - 14:43 WIB

CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati

Berita Terbaru