JATENG.NET, SUKOHARJO – Dengan semangat kreativitas, Gusti Ayu Clara Nadya, seorang mahasiswi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, sukses menggelar program edukasi kesehatan di TPA Shobirin, Desa Plumbon pada Jumat (18/07/2025). Mengusung tema “Ayo Jadi Detektif Jentik”, kegiatan ini mengajak anak-anak untuk berperan aktif dalam pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan sekitar mereka.
Meskipun terdapat keterbatasan untuk menggunakan presentasi PowerPoint (PPT), sosialisasi tetap berjalan lancar dan interaktif. Clara secara efektif memanfaatkan media poster besar yang kaya akan ilustrasi kartun untuk menjelaskan materi.
Melalui poster tersebut, anak-anak diperkenalkan pada bahaya nyamuk, definisi jentik sebagai bayi nyamuk, serta cara ampuh memberantasnya dengan metode 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur).
Untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang penyakit akibat nyamuk, para peserta diajak menonton film kartun “Upin & Ipin” yang bertema Demam Berdarah Dengue (DBD). Pemutaran film ini berhasil menarik perhatian dan menggambarkan secara nyata bahaya yang bisa ditimbulkan oleh gigitan nyamuk.

Setelah sesi penjelasan, setiap anak menerima “Kartu Detektif Jentik” yang sudah dicetak. Berbeda dari sesi sebelumnya dimana anak-anak menggambar sendiri, kartu yang sudah jadi ini memungkinkan mereka untuk langsung fokus pada aktivitas pemantauan.
Mereka dibimbing untuk memahami cara menggunakan kartu tersebut untuk memeriksa tempat-tempat potensial sarang nyamuk di rumah, seperti bak mandi, ember, dan ban bekas.
Sebagai oleh-oleh edukatif, Clara memberikan sebuah pin bergambar siklus hidup nyamuk kepada setiap anak. Hadiah ini diharapkan menjadi pengingat jangka panjang bagi mereka bahwa jentik yang mereka basmi adalah cikal bakal dari nyamuk dewasa yang berbahaya.
Kegiatan di TPA Shobirin ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan dapat disampaikan secara efektif melalui berbagai media kreatif.
Anak-anak tidak hanya pulang dengan pengetahuan baru, tetapi juga dengan alat bantu praktis (kartu jentik) dan semangat untuk menjadi pahlawan kebersihan di lingkungan mereka masing-masing.
Penulis: Gusti Ayu Clara Nadya (Fakultas Kesehatan Masyarakat)
Dosen Pembimbing Lapangan:
Dr. Cahya Tri Purnami, S.KM., M.Kes.
dr. Farmaditya Eka Putra, M.Si.Med., Ph.D
Prof. Dr. Ir. Suharyanto, M.Sc.
Novia Sari Ristanti, S.T., M.T.











