Poltekkes Kemenkes Semarang Gelar Lansia SEHATI 2026: Ajak Senam, Latih Daya Ingat, dan Olah Sampah Organik di Semarang

Pelaksanaan kegiatan Lansia SEHATI sebagai upaya pemberdayaan lansia melalui aktivitas fisik, stimulasi kognitif, dan interaksi sosial di Poltekkes Kemenkes Semarang

JATENG.NET, Semarang – Poltekkes Kemenkes Semarang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bersama Lansia SEHATI. Kegiatan ini bertajuk, “Pendampingan Psikososial Lansia untuk Pencegahan Penyakit Tidak Menular Berbasis Komunitas.” Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan lansia lewat senam, permainan yang melatih daya ingat, edukasi kesehatan mental, dan pelatihan mengolah sampah organik rumah tangga. Acara puncak berlangsung Jumat, 18 September 2026, pukul 06.00 sampai 11.00 WIB di Poltekkes Kemenkes Semarang.

Penyelenggaraan kegiatan berkolaborasi antara Tim Pengabmas dengan Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Pengembangan Jurnal dan Komisi Etik Penelitian Kesehatan (KEPK), bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Poltekkes Kemenkes Semarang. Peserta lansia sejumlah 104 orang di Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang mengikuti serangkaian acara ini dengan penuh semangat.

Melalui kegiatan ini, lansia diajak tetap aktif bergerak, menjaga fungsi kognitif, dan peduli terhadap lingkungan. SEHATI merupakan kepanjangan dari Sehat, Harmoni, dan Tetap Iman, sebagai bentuk harapan Poltekkes Kemenkes Semarang dapat terus memberdayakan Lansia yang berada di sekitar lingkungannya.

Rangkaian kegiatan puncak diawali dengan Senam Tera Indonesia dan diikuti seluruh peserta, panitia, dan mahasiswa. Turut hadir Prof. Dr. Runjati, Bdn., M.Mid. Kepala Pusat Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Pengembangan Jurnal dan KEPK, membuka acara secara resmi, kemudian sambutan selamat datang disampaikan oleh Marichatul Jannah, S.ST., M.Kes. selaku Ketua Pengabdian sekaligus Koordinator Pengembangan Jurnal dan KEPK Poltekkes Kemenkes Semarang.

Dalam sambutannya, Marichatul menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah cara institusi membawa terobosan baru dalam Posyandu Lansia di mana ada integrasi psikososial dalam pemberdayaan masyarakat. “Lansia SEHATI adalah ruang bagi Bapak dan Ibu lansia untuk bergerak, bermain, belajar, sekaligus berbagi. Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah kecil yang berdampak, agar para lansia tetap sehat, bahagia, dan mandiri di masa tuanya.” -Marichatul Jannah, S.ST., M.Kes., Koordinator Pengembangan Jurnal dan KEPK Poltekkes Kemenkes Semarang.

Pendampingan psikososial pada Lansia diterapkan dalam hal permainan kognitif seperti peserta dibagi ke dalam kelompok untuk memainkan games yang dirancang aman bagi lansia. Keterlibatan Akhmad Haris Sulistiyadi, S.ST., M.Kes, Mega Indah Puspita, S.ST., M.Kes, sebagai anggota Tim Pengabmas dan mahasiswa BEM menambah kesan hangat sehingga para Lansia dapat berbaur satu sama lain.

Peserta mencocokkan kartu gambar dengan kata kunci perilaku sehat yaitu makan sehat, minum air putih, aktif bergerak, menghindari rokok, membatasi gula, garam, dan lemak, minum obat teratur, dan memeriksa tekanan darah. Permainan ini melatih daya ingat dan konsentrasi, sekaligus menyampaikan pesan pencegahan penyakit tidak menular (PTM).

Estafet Menirukan Gerakan juga dilakukan untuk menguji ketangkasan peserta dalam menirukan rangkaian gerakan tanpa suara. Permainan ini melatih daya ingat jangka pendek, fokus, dan koordinasi tubuh. Gerakannya disesuaikan agar aman bagi peserta lansia.

Peserta Lansia SEHATI mengikuti kegiatan Senam Tera Indonesia bersama tim Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Semarang.
Peserta Lansia SEHATI mengikuti kegiatan Senam Tera Indonesia bersama tim Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Semarang.
Peserta Lansia SEHATI mengikuti permainan kognitif untuk melatih daya ingat dan konsentrasi.
Peserta Lansia SEHATI mengikuti permainan kognitif untuk melatih daya ingat dan konsentrasi.

Peserta kemudian mengikuti edukasi tentang kesehatan mental dan kesejahteraan lansia dari psikolog klinis Manzilina Hani Baity Jannaty, S.Psi., M.Psi., Psikolog yang menyampaikan pesan penting kepada para Lansia, “Membersamai anak dan cucu tercinta di hari tua bisa menjadi wujud syukur yang tak terhingga”.

Kehadiran dari Yayasan Peduli Lingkungan Penghijauan Melindungi Bumi dari Polusi yang dihadiri oleh AKBP (P) Restiana Pasaribu, S.H., M.H. menambah pengalaman baru bagi Lansia khususnya dalam pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi produk yang berguna. Peserta dilatih dalam membuat biowash dan komposter sampah sederhana. Biowash merupakan cairan hasil fermentasi bahan organik, seperti kulit buah yang digunakan untuk membantu proses penguraian sampah organik. Penggunaanya dapat dikombinasikan dengan komposter sampah sederhana, yaitu wadah untuk mengolah sampah organik, seperti sisa makanan dan kulit buah, menjadi kompos melalui proses penguraian.

Peserta Lansia SEHATI mengikuti pelatihan pembuatan biowash dari bahan organik rumah tangga dan komposter sampah sederhana sebagai upaya mengolah sampah organik menjadi produk yang bermanfaat.
Peserta Lansia SEHATI mengikuti pelatihan pembuatan biowash dari bahan organik rumah tangga dan komposter sampah sederhana sebagai upaya mengolah sampah organik menjadi produk yang bermanfaat.

Kontribusi kepada mitra Lansia SEHATI diwujudkan dalam serah terima produk biowash dan komposter sampah kepada koordinator paguyuban Lansia Drs. H. Sudaryono, “Terima kasih kami sampaikan kepada Poltekkes Kemenkes Semarang yang selalu rutin menyelenggarakan acara serupa. Kami berharap Lansia tetap sehat dan berdaya serta menerapkan ilmunya hari ini pada diri sendiri maupun masyarakat sekitar.”

Penyerahan produk Biowash dan komposter sampah sebagai sarana pendukung edukasi dan pemberdayaan lansia dalam kegiatan Lansia SEHATI di Poltekkes Kemenkes Semarang.
Foto: Penyerahan produk Biowash dan komposter sampah sebagai sarana pendukung edukasi dan pemberdayaan lansia dalam kegiatan Lansia SEHATI di Poltekkes Kemenkes Semarang.

Poltekkes Kemenkes Semarang berharap kegiatan psikososial ini dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan Posyandu Lansia di tempat lain sehingga dapat menjangkau kebermanfaatannya lebih luas. Poltekkes Kemenkes Semarang Disiplin Diri, Raih Prestasi, Sehat Semua, Mendunia.

Butuh bantuan? Chat kami!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *