Pelaksanaan Edukasi PHBS bagi Anak RA Nurul Hikmah sebagai Upaya Membentuk Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan program Sosial Masyarakat (Sosmas) berupa edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada anak-anak RA Nurul Hikmah di Desa Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen pada 13 Agustus 2026.
Program bertajuk “Pelaksanaan Edukasi PHBS di RA Nurul Hikmah Banyurip” merupakan kegiatan edukasi kesehatan yang bertujuan untuk mengenalkan perilaku hidup bersih dan sehat kepada anak sejak usia dini. Pelaksanaan kegiatan tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi mengenai kebersihan, tetapi juga membangun pemahaman dan kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan anak dalam kehidupan sehari-hari.
Anak usia dini merupakan kelompok yang sedang berada dalam tahap pembentukan berbagai kebiasaan. Oleh karena itu, pengenalan PHBS sejak dini menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kebiasaan seperti mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan diri, dan membuang sampah pada tempatnya dapat diperkenalkan melalui kegiatan yang sesuai dengan karakteristik anak.
Kegiatan berlangsung melalui penyampaian materi dan aktivitas interaktif. Mahasiswa memberikan edukasi mengenai berbagai contoh perilaku hidup bersih dan sehat dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak. Penyampaian materi juga dipadukan dengan permainan agar anak-anak dapat berpartisipasi secara aktif selama kegiatan.
Pendekatan melalui permainan digunakan untuk membuat edukasi kesehatan menjadi lebih menyenangkan. Anak-anak diajak mengenali perilaku yang termasuk PHBS dan membedakannya dari perilaku yang dapat menyebabkan lingkungan menjadi kotor atau meningkatkan risiko penyakit. Melalui aktivitas tersebut, pesan kesehatan diharapkan dapat lebih mudah dipahami dan diingat.
Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Firta Virginia, berperan dalam pelaksanaan edukasi PHBS kepada anak-anak RA Nurul Hikmah. Materi yang diberikan diarahkan pada pengenalan kebiasaan hidup bersih dan sehat yang sederhana serta dapat dilakukan anak secara mandiri dengan pendampingan guru dan orang tua.
“Edukasi PHBS perlu dikenalkan sejak dini karena kebiasaan sehat akan lebih mudah dibentuk ketika anak sudah terbiasa melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, materi kesehatan kami sampaikan melalui kegiatan yang menyenangkan agar anak-anak dapat belajar sambil bermain,” ujar Firta.
Kontribusi tersebut menjadi bentuk penerapan keilmuan Kesehatan Masyarakat dalam aspek promotif dan preventif. Edukasi kesehatan kepada anak tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan, tetapi juga diharapkan dapat mendorong terbentuknya kebiasaan yang mendukung kesehatan sejak usia dini.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas melalui lingkungan keluarga. Kebiasaan yang diperkenalkan di sekolah dapat diteruskan di rumah dengan dukungan orang tua. Dengan demikian, edukasi PHBS tidak hanya menjadi kegiatan satu kali, tetapi dapat menjadi bagian dari pembentukan kebiasaan sehat dalam kehidupan anak.
Program Sosmas berupa edukasi PHBS mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan pengetahuan dan pembentukan kebiasaan hidup sehat, SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui pemberian edukasi kesehatan yang sesuai dengan usia anak, serta SDG 6: Clean Water and Sanitation (Air Bersih dan Sanitasi Layak) melalui pengenalan kebiasaan kebersihan diri dan praktik mencuci tangan menggunakan sabun.
Melalui program ini, anak-anak RA Nurul Hikmah diharapkan mampu mengenal dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana yang diperkenalkan sejak dini diharapkan dapat diterapkan baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Output berupa edukasi PHBS melalui materi dan kegiatan interaktif menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam meningkatkan kesadaran kesehatan sejak usia dini. Program Sosmas ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menjadi langkah awal dalam membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat yang dapat terus diterapkan setelah kegiatan KKN selesai.
Penulis : Firta Virginia
Pembimbing : Hafidh Khoerul Fata, M.Si.
- Firta Virginia
- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
- Setuju







