Mahasiswa KKN Tim II Undip Edukasi Warga Desa Grajegan Tentang “Rumah Sehat”

Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026 memaparkan materi sosialisasi "Rumah Sehat" kepada warga Desa Grajegan

Sukoharjo — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026 menjalankan program kerja edukasi mengenai konsep “Rumah Sehat” kepada warga Desa Grajegan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. Dalam program ini, mahasiswa KKN berperan sebagai edukator sekaligus penyaji informasi berbasis data untuk membantu masyarakat memahami pentingnya penerapan indikator rumah sehat di lingkungan tempat tinggal mereka.

Dalam materinya, dipaparkan empat indikator utama rumah sehat. Pertama, sirkulasi dan ventilasi, yakni kondisi udara yang dapat keluar-masuk dengan baik sehingga ruangan tidak pengap dan lembap. Kedua, pencahayaan alami, di mana cahaya matahari dapat masuk ke dalam rumah secara cukup. Ketiga, penataan ruang, mencakup pengaturan dapur, kamar tidur, dan ruangan lain agar nyaman serta mengurangi gangguan asap. Keempat, ketersediaan air bersih dan sanitasi, yaitu terjaminnya akses air rumah tangga serta berfungsinya saluran pembuangan dengan baik.

Sebagai gambaran kondisi rumah sehat secara nasional, materi edukasi turut menampilkan sejumlah data terkini di Indonesia. Tercatat 83,6 persen rumah tangga telah memiliki akses terhadap sanitasi layak, sementara 92,64 persen rumah tangga memiliki akses terhadap air minum layak. Dari sisi luas hunian, sebanyak 94,33 persen rumah tangga telah memenuhi standar luas lantai minimal 7,2 meter persegi per orang. Namun demikian, capaian akses terhadap hunian layak secara keseluruhan tercatat masih di angka 65,25 persen, menandakan bahwa masih ada ruang perbaikan yang cukup besar pada aspek ini.

Melalui data-data tersebut, warga diajak untuk tidak hanya memahami definisi rumah sehat secara konseptual, tetapi juga melihat posisi kondisi hunian mereka dibandingkan dengan capaian nasional. Mahasiswa KKN berharap pendekatan berbasis data ini dapat membantu masyarakat mengenali aspek-aspek rumah yang perlu diprioritaskan untuk diperbaiki, sehingga secara bertahap dapat mewujudkan lingkungan hunian yang lebih aman, nyaman, dan produktif bagi keluarga.

Program edukasi “Rumah Sehat” ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mengintegrasikan ilmu statistika ke dalam isu kesehatan lingkungan di tingkat desa, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kualitas tempat tinggal sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga.

 

  • Tegar Yoga Wicaksana
  • Mahasiswa Program Studi Statistika, Universitas Diponegoro angkatan 2023
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!