BANGUN CITRA, CIPTAKAN IDENTITAS: KKN UPGRIS KELOMPOK 56 DAMPINGI UMKM DESA MANGGUNGMANGU
[MANGGUNGMANGU/ PLANTUNGAN KENDAL] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 56 melaksanakan salah satu program kerja di bidang pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Kilat UMKM dengan tema “Kenali Imej Personal Branding untuk UMKM”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 15 Agustus 2026 bertempat di TPQ Desa Manggungmangu, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal mulai pukul 09.00 hingga selesai dan diikuti oleh masyarakat serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk upaya mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 56 dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya personal branding dalam mengembangkan usaha. Di tengah perkembangan dunia usaha dan pemasaran yang semakin pesat, pelaku UMKM tidak hanya dituntut untuk memiliki produk yang berkualitas, tetapi juga perlu memiliki identitas usaha yang dapat membedakan produknya dengan produk lainnya.
Sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan kepada para pelaku UMKM mengenai pentingnya membangun citra dan identitas usaha. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman bahwa personal branding dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan usaha kepada konsumen. Personal branding tidak hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga mencakup cara pelaku usaha memperkenalkan diri, produk, serta nilai yang ingin disampaikan kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memberikan materi dan pendampingan kepada peserta mengenai dasar-dasar personal branding dan pentingnya memiliki identitas usaha. Peserta diajak untuk mengenali karakteristik serta keunggulan dari usaha yang mereka jalankan. Dari pengenalan tersebut, pelaku UMKM dapat mulai menentukan identitas yang sesuai dengan produk dan usaha mereka.
Selain memberikan sosialisasi mengenai personal branding, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 56 juga memberikan pendampingan kepada warga dalam menentukan nama brand dan pembuatan logo untuk usaha UMKM. Kegiatan ini menjadi salah satu hasil nyata dari program kerja yang dilaksanakan, karena beberapa pelaku usaha sebelumnya masih belum memiliki nama brand maupun logo sebagai identitas produk yang mereka jual.
Melalui pendampingan tersebut, warga mendapatkan nama brand yang dapat digunakan untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Selain itu, warga juga memperoleh desain logo yang dapat menjadi identitas visual dari usaha yang dijalankan. Logo dan nama brand tersebut diharapkan dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan usaha, seperti pada kemasan produk, label, media promosi, spanduk, maupun media sosial.
Kegiatan pendampingan ini dilakukan dengan memperhatikan jenis usaha dan produk yang dimiliki oleh masing-masing pelaku UMKM. Mahasiswa KKN bersama warga berdiskusi untuk menentukan nama yang sesuai dan mudah dikenal, serta logo yang dapat menggambarkan karakter dari usaha tersebut. Dengan adanya proses tersebut, warga tidak hanya memperoleh hasil berupa nama dan logo, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membangun identitas usaha secara konsisten.
Kegiatan ini mendapat antusiasme yang baik dari para peserta. Warga terlihat aktif mengikuti setiap tahap kegiatan, mulai dari penyampaian materi mengenai personal branding hingga proses diskusi dan pendampingan pembuatan nama brand serta logo UMKM. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan informasi mengenai usaha yang mereka jalankan dan berdiskusi mengenai identitas yang sesuai untuk produk mereka.
Adanya nama brand dan logo diharapkan dapat membantu produk UMKM warga menjadi lebih mudah dikenali oleh konsumen. Produk yang sebelumnya belum memiliki identitas yang jelas kini dapat memiliki ciri khas tersendiri. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha dan memperluas pemasaran produk mereka.
Program kerja ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 56 dalam mendukung pengembangan UMKM dan potensi ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan tersebut, mahasiswa berupaya memberikan manfaat yang dapat langsung digunakan oleh warga dalam menjalankan usaha.
Dengan adanya pengenalan personal branding, pembuatan nama brand, dan logo UMKM, diharapkan masyarakat dapat semakin percaya diri dalam memperkenalkan serta memasarkan produk yang mereka miliki. Identitas usaha yang jelas juga diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam membangun citra produk dan menjadikan usaha mereka lebih mudah dikenal oleh masyarakat.
Kegiatan Sosialisasi Kilat UMKM “Kenali Imej Personal Branding untuk UMKM” menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 56 dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Melalui kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun identitas usaha yang lebih baik serta mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan potensi dan usaha yang dimiliki.
- Raras Linda Anggreyani
- Mahasiswa PGSD Universitas PGRI Semarang
- Setuju





