Workhsop Lilin Aroma Terapi Berbahan Dasar Minyak Jelantah: Upaya Peningkatan Kesadaran Pengelolaan Limbah Cair oleh Mahasiswa KKN Undip

Foto Kegiatan Demonstrasi Pengolahan Minyak Jelantah menjadi Lilin Aroma Terapi

Sukoharjo, 04 Agustus 2026 – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro 2026 mendorong pemanfaatan minyak jelantah melalui Program Multidisiplin 1 dengan menggandeng PKK Dukuh Siring RT 2 RW 4 dan Bank Sampah Makmur Tentrem. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Inventaris Dukuh Siring RT 2/RW 4, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, ini bertujuan membangun mekanisme pengumpulan dan pemanfaatan minyak jelantah agar tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi Bank Sampah Makmur Tentrem yang telah menerima minyak jelantah dari warga, tetapi belum mengolahnya menjadi produk bernilai tambah. Sementara itu, PKK memiliki peran strategis sebagai penghubung antara rumah tangga dan Bank Sampah melalui kegiatan rutin masyarakat.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai dampak buruk pembuangan minyak jelantah sembarangan, dilanjutkan demonstrasi langsung pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Mahasiswa KKN kemudian memperkenalkan mekanisme pengumpulan minyak jelantah yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. Warga menyimpan minyak jelantah dalam wadah tertutup, kemudian menyetorkannya melalui kegiatan rutin PKK untuk diteruskan kepada Bank Sampah Makmur Tentrem. Selanjutnya, Bank Sampah menerima, menimbang, mencatat, dan mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi.

Melalui mekanisme tersebut, setiap pihak memiliki peran yang saling melengkapi. Warga sekitar berperan sebagai penghasil minyak jelantah, PKK sebagai pengedukasi dan koordinator pengumpulan, sedangkan Bank Sampah sebagai pengelola akhir yang mengubah minyak menjadi produk bernilai ekonomi.

Program ini juga menghasilkan empat luaran pendukung, yaitu modul berjudul “Gerakan Perempuan Sadar Air”, produk lilin aroma terapi, infografis alur pengumpulan minyak jelantah, dan stakeholder mapping. Infografis memvisualisasikan tahapan pengelolaan minyak jelantah dari rumah tangga hingga proses pengolahan, sedangkan stakeholder mapping menggambarkan pembagian peran antar pihak agar mekanisme tersebut dapat dipahami dan dilanjutkan setelah KKN berakhir.

Koordinator Bank Sampah Makmur Tentrem, Cici Aprillia, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut, Terima kasih kepada teman-teman, karena selama ini minyak jelantah memang sudah kami terima dari warga. Dengan adanya kegiatan inovasi ini, kami jadi ada gambaran bahwa minyak jelantah juga bisa dimanfaatkan lagi menjadi produk seperti lilin aromaterapi. Harapannya nanti bisa terus dikembangkan oleh kami.

Melalui kolaborasi ini, minyak jelantah diharapkan tidak lagi dipandang sebagai limbah, melainkan sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali. Program ini diharapkan dapat mendukung lingkungan yang lebih bersih sekaligus membuka peluang peningkatan nilai ekonomi bagi masyarakat Desa Sugihan.

Penulis/Reporter: Shafira Trisha Aqila Aya Sophia & Tivani Widyaningrum

Fotografer: Ananda Gala Ayu Prameswari & Ni Nyoman Tri Pujiastuti

Kontak Media/Humas: @sugihankelimpahan

  • Shafira Trisha Aqila Aya Sophia dan Tivani Widyaningrum
  • Mahasiswa Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!