Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 155 Universitas Diponegoro Tahun 2025 telah melaksanakan serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat selama tiga pekan di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Mengusung tema “Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Penanggulangan Bencana”, tim KKN ini berfokus pada peningkatan kesadaran dan kapasitas warga dalam menghadapi potensi bencana melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan di sejumlah Rukun Tetangga (RT) dan salah satu sekolah dasar di wilayah Kelurahan Susukan. Tim KKN 155 diketuai oleh Antya Kumara Nugraha dari Fakultas Teknik dan berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Dian Agus Widiarso, S.T., M.T. serta Bagaskara Wahyu Purnomo Putra, S.T., M.Eng. Kegiatan KKN ini dilaksanakan selama 40 hari dengan melibatkan sejumlah mahasiswa lintas fakultas yang tergabung dalam satu tim pelaksana.
Sebanyak 48 mahasiswa dari berbagai program studi yang tergabung dalam Tim KKN-T 155 telah berhasil melaksanakan serangkaian kegiatan dan program kerja yang berfokus kepada aspek pemberdayaan masyarakat dalam mitigasi kebencanaan. Program kerja yang diselenggarakan terdiri atas dua tema utama: (1) Sosialisasi dan Pelatihan Mitigasi Bencana, serta (2) Simulasi dan Pembuatan Jalur Evakuasi saat terjadi bencana. Dalam pelaksanaannya, Tim KKN Tematik 155 memfokuskan segala kegiatan di dua lokasi, yakni RW 4 Krajan dan RW 5 Kaligawe. Kegiatan ini melibatkan tim pelaksana dari lintas program studi.
Sebagai salah satu luaran dari program kerja multidisiplin 2, mahasiswa peserta KKN menyusun peta tematik terkait informasi kondisi potensi kebencanaan yang ada di kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur. Pemetaan zonasi kerentanan gerakan tanah dan banjir dilakukan berdasarkan hasil riset mahasiswa yang menemukan informasi bahwa di Kelurahan Susukan merupakan salah satu lokasi yang memiliki potensi tinggi terjadinya bencana tersebut. Saat survei ke lapangan, penyusun juga memperoleh informasi dari masyarakat di RW 5 Kaligawe bahwa bangunan tempat tinggalnya setiap tahun selalu mengalami permasalahan amblesan dan retakan pada dinding yang diakibatkan gerakan tanah, sehingga dilakukan pemetaan kondisi geologi dan kebencanaan di Kelurahan Susukan.
Proses Pengambilan Data (Foto:dok/KKN)
Peta ini dibuat berdasarkan penelitian yang dilaksanakan mahasiswa peserta KKN di Kelurahan Susukan, dengan menggabungkan data hasil pemetaan yang diambil langsung dari lapangan, data sekunder dari instansi pemerintah seperti citra DEM-SRTM 30 M dan sebagainya. Terdapat 2 peta tematik kebencanaan yang disusun dan akan ditempatkan di kantor Kelurahan Susukan, yaitu terkait bencana banjir serta bencana tanah longsor. Mahasiswa yang terlibat dalam penyusunan peta potensi longsor terdiri dari Alief Azhar Abdillah, Saffoo Rycard Windrawan, Allaudin Bagus Arjuna, Zefanya Ester Santoso, Candrika Mayra Geeta, dan Thahirah Amalia. Sedangkan tim penyusun peta potensi banjir terdiri atas Antya Kumara Nugraha, Jacqueline Theodiva, Muhammad Nur Sidik, dan Rizqi Dwi Nurcahyo Wina Putra. Peta potensi banjir dan potensi tanah longsor disusun dengan metode scoring dan overlay dari peta-peta parameter yang dibuat berdasarkan pemetaan kondisi terkini, sehingga dapat memperbaharui dan menyempurnakan peta-peta terdahulu. Penyusunan poster tematik menjadi bentuk nyata penerapan ilmu geologi dan keteknikan yang telah diperoleh mahasiswa, untuk sebaik-baiknya memberi manfaat untuk kelurahan tempat KKN dilaksanakan.
Penyerahan Peta Tematik Kebencanaan Tanah Longsor dan Banjir Kelurahan Susukan (Foto:dok/KKN)
Dengan bantuan pemanfaatan teknologi geospasial, peta ini diharapkan dapat memberi informasi yang bermanfaat baik bagi pemangku jabatan dalam menentukan kebijakan terkait kebencanaan yang ada di Kelurahan Susukan, maupun bagi masyarakat umum untuk mengetahui bagaimana potensi kebencanaan yang ada di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Masyarakat yang sadar akan tingkat kerawanan bencana di daerahnya, serta pemerintah yang menaruh kepedulian terkait kesiapsiagaan bencana, tentu akan siap untuk kondisi apa pun, terlebih kondisi kebencanaan yang tak menentu ke depannya.
Suhartono, selaku Lurah Susukan mengatakan bahwa peta tematik yang disusun oleh mahasiswa KKN ini dirasa sangat bermanfaat, mengingat kondisi kelurahan Susukan yang memang memiliki masalah serius terkait bencana gerakan tanah. Ia mengungkapkan bahwa setiap tahun di Kelurahan Susukan ini selalu terjadi tanah longsor. Peristiwa tanah longsor yang kerap terjadi ini bahkan mengganggu mobilitas warga Susukan dengan adanya jalan yang rusak akibat tanah longsor, ungkapnya dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi KKN-Tematik Universitas Diponegoro di Kelurahan Susukan, pada tanggal 23 Juli 2025. Dengan kegiatan KKN tematik ini, semoga dapat memberi manfaat yang sebesar-besarnya baik bagi mahasiswa sendiri maupun kepada masyarakat Kelurahan Susukan.
Penulis: Alief Azhar Abdillah, Salsabila Qurratul’ain Sitepu, Leonyta Citra Wijaya, Andrea Sava Pramita Dyananda, Mailiatul Aulia, Intan Ayu Nuraini













