Tingkatkan Kesadaran Energi Sejak Dini, Mahasiswa KKN Undip Gelar Edukasi Interaktif Lewat Presentasi, Video, dan Games Flashcard di SDN 1 Srimulyo

SRAGEN – Kesadaran mengenai pentingnya pemanfaatan energi secara bijak perlu ditanamkan sejak usia dini. Berangkat dari hal tersebut, Bagas Wahyu Saputro, mahasiswa Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik dari kelompok KKN-R Tim II Desa Srimulyo 2026, menyelenggarakan kegiatan edukasi mengenai sumber-sumber energi dan konservasi energi bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan program sosial masyarakat ini dilaksanakan di SDN 1 Srimulyo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, pada 22/07/2026.

Kegiatan edukasi ini dirancang secara bertahap dan interaktif untuk mengenalkan berbagai macam sumber energi, perubahan bentuk energi, hingga pentingnya menghemat penggunaan energi dalam kehidupan sehari-hari. Fokus utama sasaran program adalah siswa kelas 4 SDN 1 Srimulyo, yang sedang berada pada fase penting dalam memahami fenomena sains dasar di lingkungan sekitar mereka.

Penyampaian materi diawali dengan pemaparan presentasi visual yang menarik untuk menjelaskan konsep dasar energi. Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan penayangan video edukasi singkat mengenai keberagaman sumber energi di bumi serta dampaknya jika energi tidak digunakan secara bijak. Kombinasi audio visual ini berhasil menarik perhatian siswa dan membuat pemahaman materi menjadi lebih konkret.

Untuk memperkuat pemahaman siswa secara menyenangkan, Bagas mengombinasikan materi tersebut dengan media permainan flashcard (kartu gambar). Dalam sesi permainan tebak kartu ini, para siswa diajak mengidentifikasi objek pada gambar, salah satunya adalah gambar kipas angin. Siswa kelas 4 SDN 1 Srimulyo tampak antusias menebak jenis dan perubahan energi yang terdapat pada kipas angin—yakni dari energi listrik menjadi energi gerak—sekaligus mendiskusikan langkah praktis menghemat penggunaan alat elektronik tersebut di rumah.

Bagas Wahyu Saputro mengungkapkan bahwa integrasi antara presentasi, video interaktif, dan permainan flashcard sangat efektif untuk menyampaikan materi teknik dasar energi kepada anak-anak sekolah dasar tanpa terkesan membosankan.

“Penyampaian materi energi kepada siswa SD memerlukan kombinasi media visual yang bervariasi. Melalui pemaparan presentasi, penayangan video singkat, serta permainan flashcard tebak gambar kipas angin, adik-adik bisa belajar dengan sangat antusias. Mereka tidak hanya paham bahwa kipas angin mengubah energi listrik menjadi energi gerak, tetapi juga menyadari bahwa energi tersebut harus kita manfaatkan secara hemat dan bijak sejak dini,” ujar Bagas Wahyu Saputro.

Program edukasi sosial masyarakat ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya: SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas): Menjamin pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua orang melalui pemanfaatan variasi media pembelajaran interaktif di tingkat sekolah dasar. SDG 7: Affordable and Clean Energy (Energi Bersih dan Terjangkau): Menjamin akses energi yang terjangkau, terandalkan, berkelanjutan, dan modern bagi semua dengan membangun kesadaran (awareness) efisiensi serta budaya hemat energi sejak usia dini.

Melalui pelaksanaan program ini, diharapkan siswa-siswi kelas 4 SDN 1 Srimulyo tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis di kelas, tetapi juga mampu membiasakan diri menghemat energi di lingkungan rumah dan sekolah. Langkah kecil seperti mematikan kipas angin dan peralatan listrik yang tidak terpakai diharapkan dapat membentuk gaya hidup berkelanjutan bagi masyarakat Desa Srimulyo di masa depan.

  • Bagas Wahyu Saputro
  • Mahasiswa Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!