Tingkatkan Gizi Keluarga, Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Resep Olahan Lele dan Nila kepada Ibu-Ibu ...

Tingkatkan Gizi Keluarga, Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Resep Olahan Lele dan Nila kepada Ibu-Ibu PKK di Desa Loireng

Ukuran Teks:

JATENG.NET, DEMAKMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 164 dari Universitas Diponegoro telah sukses menyelenggarakan program sosial masyarakat yang berfokus pada inovasi olahan ikan di Desa Loireng, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak pada Senin (18/8/2025). Program ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai macam menu makanan sehat dan bergizi yang berbahan dasar ikan, khususnya lele dan nila, kepada ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di desa tersebut.

Olahan ikan melalui demo masak ini dilatarbelakangi oleh potensi sumber daya alam yang melimpah di Desa Loireng, yaitu ikan nila. Keduanya memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan. Ikan nila dan lele dikenal kaya akan protein, rendah lemak jenuh, dan mengandung asam lemak omega-3 yang esensial yang penting untuk pertumbuhan, terutama bagi anak-anak.

Tingkatkan Gizi Keluarga, Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Resep Olahan Lele dan Nila kepada Ibu-Ibu PKK di Desa Loireng
Mahasiswa KKN Undip Tim 164 melakukan demo masak olahan ikan nila dan lele, seperti dimsum lele dan perkedel ikan nila. Kegiatan ini bertujuan memberikan ide alternatif menu makanan yang lebih bervariasi dan disukai anak-anak.

Melalui program ini, para mahasiswa KKN berupaya mengubah pandangan masyarakat agar tidak hanya mengolah ikan dengan digoreng atau dibakar. Inovasi ini diharapkan bisa menjadi alternatif menu makanan yang menarik dan disukai, khususnya oleh anak-anak, sehingga konsumsi ikan dapat meningkat dan berdampak positif pada perbaikan gizi keluarga.

Menu Olahan Inovatif

Dalam demo masak ini, para mahasiswa memperkenalkan tiga resep inovatif yang mudah dibuat, yaitu:

  • Dimsum Lele: Olahan dimsum yang biasanya menggunakan daging ayam atau udang, kali ini diganti dengan daging lele. Rasanya tidak kalah lezat dan teksturnya lembut, menjadikannya pilihan camilan sehat yang disukai banyak orang.
  • Perkedel Ikan Nila: Perkedel yang biasanya dibuat dari kentang, kini dimodifikasi dengan menggunakan ikan nila. Perpaduan daging ikan nila yang gurih dengan bumbu tradisional menghasilkan perkedel yang lezat dan bergizi.
  • Bola-Bola Ikan Nila: Olahan ini berbentuk bola-bola kecil yang terbuat dari daging ikan nila. Bola-bola ikan ini dapat diolah lebih lanjut menjadi sup atau digoreng sebagai camilan.

Antusiasme dan Respons Positif dari Ibu-Ibu PKK

Kegiatan demo masak ini disambut dengan antusiasme tinggi dari para ibu-ibu PKK Desa Loireng. Mereka aktif berpartisipasi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar proses pengolahan, tips, dan trik agar hasil masakan lebih sempurna. “Kami sangat senang dengan adanya program ini. Biasanya kami hanya mengolah ikan dengan cara yang itu-itu saja. Resep-resep baru ini sangat membantu kami untuk berkreasi dan menyediakan makanan yang lebih bervariasi untuk keluarga,” ujar salah satu perwakilan ibu PKK.

Para mahasiswa KKN berharap program ini tidak hanya berhenti pada demo masak, tetapi juga dapat mendorong ibu-ibu PKK untuk terus berkreasi dan bahkan menjadikan olahan ikan ini sebagai peluang usaha baru. Dengan demikian, program ini dapat memberikan dampak yang berkelanjutan, tidak hanya dari sisi gizi, tetapi juga ekonomi masyarakat desa.

Kesuksesan program ini menunjukkan sinergi yang baik antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Loireng dalam memanfaatkan potensi lokal untuk kesejahteraan bersama. Program ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi sederhana dapat membawa perubahan besar untuk peningkatan gizi masyarakat secara keseluruhan.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan