Tak Perlu Bayar Jasa Desain, Ibu-ibu PKK Desa Sukorejo Kini Mahir Buat Logo UMKM Sendiri

SRAGENMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Bangkit Unggul (IDBU) 42 Universitas Diponegoro (Undip) sukses menggelar pelatihan desain logo sederhana menggunakan aplikasi Canva untuk kelompok ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Sukorejo. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias di Rumah Ketua PKK Desa Sukorejo pada Sabtu, 8 Agustus 2026 lalu.

Pelatihan ini diinisiasi dengan tujuan praktis, yakni memberdayakan ibu-ibu agar lebih kreatif dan mandiri dalam merancang visual produk. Melalui keterampilan ini, pelaku UMKM desa diharapkan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk menyewa jasa desain grafis atau sekadar bergantung pada hasil kecerdasan buatan (AI) instan.

Menariknya, kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal yang berkesinambungan dengan Proker Multidisiplin 2 dari tim KKN-T IDBU 42 Undip. Proker tersebut saat ini tengah memfokuskan inovasi pada pemilihan desain logo dan label kemasan untuk produk unggulan desa berupa ikan lele marinasi.

Dalam pelaksanaannya, materi disampaikan secara komprehensif menggunakan proyektor. Pemaparan difokuskan pada pentingnya peranan desain dalam pemasaran, elemen esensial yang harus ada dalam sebuah logo, serta tutorial langkah demi langkah menggunakan Canva. Untuk memaksimalkan pemahaman, tim KKN juga membagikan leaflet informatif yang bisa dibaca sekaligus dibawa pulang oleh peserta.

 

 

Setelah sesi materi, acara dilanjutkan dengan sesi praktik langsung. Agar kegiatan berjalan efektif tanpa memakan waktu untuk mengunduh aplikasi terlebih dahulu, para mahasiswa KKN meminjamkan gawai mereka sekaligus mendampingi ibu-ibu PKK secara personal.

“Tujuan utama kami adalah memberikan keterampilan dasar yang aplikatif. Dengan bisa mendesain sendiri, ibu-ibu memiliki kebebasan kreatif penuh untuk membranding produk-produk rumahan mereka, terutama untuk produk seperti lele marinasi yang sedang kita kembangkan bersama di Proker Multidisiplin 2 ini,” ujar perwakilan mahasiswa pelaksana program tersebut.

Pendekatan pendampingan langsung ini membuahkan hasil nyata. Di akhir sesi, setidaknya dua hingga tiga desain logo berhasil diselesaikan dengan sukses. Para ibu PKK tampak sangat puas dengan hasil karya mereka dan secara antusias meminta agar fail logo tersebut dikirimkan ke ponsel mereka melalui aplikasi WhatsApp agar bisa segera digunakan.

Kegiatan pelatihan yang dimulai pada pukul 13.00 WIB ini kemudian ditutup dengan sesi kuis interaktif yang disambut meriah oleh peserta. Melalui program ini, diharapkan semangat berinovasi masyarakat Desa Sukorejo dapat terus menyala dan berdampak positif pada peningkatan ekonomi keluarga.

 

Ditulis oleh: Chintya Kusuma Ningrum — Mahasiswa KKN Tematik Tim II IDBU-42 Desa Sukorejo Universitas Diponegoro 2026

  • Chintya Kusuma Ningrum
  • Mahasiswa Program Studi Peternakan, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!