Sentuhan Budaya Bersih Jepang di Sragen, Mahasiswa UNDIP Rancang Media Edukasi ‘Kandang Ceria’ untuk Peternak Desa Karanganyar
JATENG.NET, Sragen — Menjaga kebersihan kandang ternak menjadi kunci utama agar hewan tetap sehat dan masyarakat sekitar merasa nyaman. Semangat inilah yang dibawa oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) di Dusun Brengkot RT 05 dan 06, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen.
Melalui program bertajuk “Kandang Ceria” (Gerakan Sanitasi Kandang Cerdas dan Inovatif untuk Kesehatan Ternak serta Kesejahteraan Peternak), mahasiswa KKN UNDIP hadir mendampingi para peternak lokal dalam menerapkan pola hidup bersih di lingkungan peternakan.
Dalam program ini, Muhammad Fahri Mubarok, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang UNDIP, mengambil peran sebagai penyusun materi edukasi. Berbekal latar belakang keilmuannya, Fahri merancang media visual dan menyederhanakan materi sanitasi dengan memasukkan prinsip-prinsip budaya bersih ala masyarakat Jepang.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Fahri aktif mendukung dalam mendistribusikan booklet kepada warga dusun Brengkot. Pembagian booklet dilakukan bersamaan dengan acara arisan warga dusun Brengkot yang rutin diadakan setiap bulannya.
Materi yang disampaikan mencakup langkah praktis menjaga kebersihan kandang, pengelolaan kotoran agar tidak menimbulkan bau, hingga pembiasaan pola hidup bersih bagi peternak yang terinspirasi dari kedisiplinan budaya Jepang. Para peternak di Dusun Brengkot RT 05 dan 06 menyambut hangat kehadiran media edukasi ini. Bahasa yang sederhana dan tampilan gambar yang jelas membuat mereka lebih mudah memahami cara merawat kandang yang benar.
Melalui pendampingan dan media edukasi yang ramah warga ini, Tim KKN UNDIP berharap para peternak di Desa Karanganyar semakin terbiasa menerapkan pola hidup bersih, sehingga kesehatan ternak meningkat dan lingkungan desa tetap asri.





