Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro yang melaksanakan pengabdian di Desa Ceporan telah merealisasikan salah satu program multidisiplin berupa revitalisasi bangunan Taman Kanak-Kanak (TK) yang tidak lagi difungsikan menjadi Gudang Serbaguna desa. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan aset desa agar dapat dimanfaatkan kembali sebagai fasilitas pendukung kegiatan operasional dan kemasyarakatan.
Bangunan TK yang sebelumnya kurang terawat memiliki potensi besar untuk dialihfungsikan, namun memerlukan perbaikan dari segi struktur, tampilan, dan fasilitas penunjang. Melalui kerja sama antara mahasiswa KKN, perangkat desa, dan masyarakat setempat, revitalisasi bangunan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan prinsip gotong royong. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh kelompok KKN bersama Ketua RW setempat, bangunan tersebut sebelumnya tidak difungsikan. Dengan terealisasinya program kerja revitalisasi ini, bangunan kini dapat dimanfaatkan sebagai gedung serbaguna yang mendukung berbagai kebutuhan dan aktivitas desa.
Kegiatan revitalisasi diawali dengan perbaikan struktur atap bangunan. Mahasiswa KKN turut terlibat langsung dalam proses pemasangan usuk serta pemasangan genteng, guna memastikan kondisi atap kembali kokoh dan aman. Keterlibatan mahasiswa dalam pekerjaan lapangan ini menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan perbaikan bangunan.
Tahap selanjutnya adalah pengecatan ulang dinding bangunan, yang bertujuan untuk meningkatkan estetika sekaligus menjaga kondisi bangunan agar lebih tahan terhadap faktor lingkungan. Setelah dilakukan pengecatan, bangunan tampak lebih bersih, rapi, dan siap untuk difungsikan kembali sebagai gudang serbaguna.
Sebagai mahasiswa dari Program Studi Teknik Elektro, kontribusi utama difokuskan pada optimalisasi sistem penerangan bangunan. Salah satu kendala utama pada bangunan sebelumnya adalah minimnya pencahayaan, yang dapat menghambat fungsi gudang dalam aktivitas penyimpanan dan pengelolaan logistik desa.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan pemasangan lampu penerangan berdaya 15 watt yang efisien dan sesuai dengan kebutuhan ruang. Pemasangan lampu dilakukan dengan memperhatikan penempatan titik cahaya yang tepat, sehingga pencahayaan di dalam bangunan menjadi lebih merata dan fungsional.
Selain pemasangan lampu, kegiatan ini juga mempertimbangkan aspek dasar instalasi kelistrikan, seperti keamanan pemasangan, kesiapan bangunan terhadap sistem penerangan, serta efektivitas penggunaan energi. Dengan adanya penerangan yang memadai, bangunan kini dapat digunakan secara optimal, baik pada siang maupun malam hari.
Hasil dari program revitalisasi ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Ceporan. Bangunan TK yang sebelumnya tidak termanfaatkan kini telah berfungsi sebagai Gudang Serbaguna desa yang dapat digunakan untuk menyimpan peralatan, logistik kegiatan, serta kebutuhan operasional lainnya.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa pelaksanaan KKN UNDIP mampu memberikan kontribusi positif melalui pendekatan multidisiplin dan penerapan keilmuan sesuai bidang studi. Diharapkan, fasilitas yang telah direvitalisasi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan dirawat bersama oleh masyarakat sebagai aset desa.



