Peduli Sampah Sejak Dini, Mahasiswa KKN-T 141 UNDIP Edukasi Siswa SDIT Permata Bunda sebagai Implementasi SDGs

Batursari, Demak – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 141 Universitas Diponegoro melaksanakan program edukasi bertajuk “Edukasi Dampak Sampah terhadap Kesehatan Lingkungan dan Ekosistem Perairan” pada Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan tersebut ditujukan kepada siswa kelas 5A SDIT Permata Bunda, Desa Batursari. Kegiatan ini  merupakan bagian dari upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), serta SDG 14 (Ekosistem Lautan).

Program ini diinisiasi oleh Nabila Putri Kaharini dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, bersama Muhammad Bintang Rizky dari Program Studi Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, dengan dukungan Muhammad Ralf Rajendra Djuanda dari Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik. Kegiatan dilatarbelakangi oleh masih sering ditemukannya pengelolaan sampah yang kurang tepat, seperti melalui pembakaran atau membuang sampah sembarangan, khususnya sampah plastik yang sulit terurai, yang berakhir mencemari sungai maupun laut. Selain meningkatkan risiko berbagai penyakit, sampah plastik juga mengancam ekosistem perairan, merusak habitat biota air serta berdampak terhadap keberlanjutan sumberdaya perikanan. Oleh karena itu, edukasi sejak usia sekolah dasar menjadi langkah penting untuk menanamkan perilaku peduli lingkungan sejak dini.

Kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai dampak pengelolaan sampah yang tidak tepat terhadap kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan oleh Nabila Putri Kaharini. Materi disampaikan menggunakan media presentasi PowerPoint yang dipadukan dengan video edukasi, untuk memberikan gambaran mengenai pemilahan sampah yang tepat. Melalui penyampaian yang interaktif siswa juga diajak memahami berbagai penyakit yang dapat timbul akibat pengelolaan sampah yang tidak tepat serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan penyakit.

Selanjutnya, Muhammad Ralf Rajendra Djuanda dari Program Studi Teknik Geologi memaparkan mengenai dampak sampah terhadap kualitas air tanah yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ralf menjelaskan bahwa sampah yang dibuang sembarangan dapat menghasilkan cairan rembesan yang terbawa air hujan dan meresap ke dalam tanah, sehingga berpotensi mencemari air tanah. Kondisi ini perlu diperhatikan karena air tanah merupakan salah satu sumber air yang dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Siswa juga diajak memahami

bahwa pencemaran air tanah tidak selalu dapat terlihat secara langsung, sehingga menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya merupakan langkah sederhana untuk melindungi kualitas sumber air.

Materi berikutnya oleh Muhammad Bintang Rizky mengulas dampak sampah, khususnya plastik, terhadap ekosistem sungai dan laut. Siswa dikenalkan pada berbagai dampak yang dapat terjadi jika ekosistem perairan tercemar. Salah satu dampak yang menarik yaitu dampak sampah plastik pada hewan Penyu. Limbah Plastik yang dibuang ke laut adalah musuh utama kehidupan Penyu karena bentuknya yang mirip makanan utama Penyu yaitu Ubur-ubur. Sampah plastik juga menyebabkan berbagai masalah lain seperti rusaknya habitat, banjir, kematian biota di perairan, dan juga penyakit seperti diare dan penyakit kulit. Melalui pencerdasan ini siswa dapat memahami dan melaksanakan kegiatan jaga lingkungan perairan dimulai dengan tidak membuang sampah ke aliran sungai atau perairan terdekat sebagai upaya untuk menjaga perairan tetap lestari.

Agar pembelajaran semakin menarik, Tim KKN-T 141 Undip mengemas sesi evaluasi pemahaman dan praktik dalam games edukatif sederhana yang dilakukan melalui kuis interaktif dan praktik memilah sampah. Siswa kelas 5A SDIT Permata Bunda tampak antusias dalam menjawab pertanyaan dan mencoba memilah berbagai sampah menggunakan alat peraga yang telah disiapkan. Pendekatan belajar sambil bermain tersebut membuat materi lebih mudah dipahami sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan.

Sebagai penutup, diberikan poster edukasi yang dapat dimanfaatkan sebagai media pengingat untuk terus menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah. Melalui kegiatan ini, Tim KKN-T 141 Undip berharap siswa tidak hanya memahami dampak sampah terhadap kesehatan lingkungan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap kelestarian ekosistem perairan serta mampu menerapkan kebiasaan pengelolaan sampah yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

  • Nabila Putri Kaharini, Muhammad Bintang Rizky, dan Muhammad Ralf Rajendra Djuanda
  • Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Perikanan Tangkap, dan Teknik Geologi, Universitas Diponegoro
  • amandaaansc@gmail.com
  • 085156697076
  • Screenshot_2026-08-11-15-05-17-464_id.co_.bankbkemobile.digitalbank.jpg
    Screenshot_2026-08-11-15-05-17-464_id.co_.bankbkemobile.digitalbank.jpg
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!