Mahasiswa Tim II KKN Reguler Undip Sosialisasikan Digitalisasi Data Posyandu Berbasis Spreadsheet di Desa Gunungsari

Kegiatan Sosialisasi Digitalisasi Data Posyandu bersama Ibu-Ibu Kader Posyandu Desa Gunungsari

GUNUNGSARI, 7 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) tahun 2026 mengadakan sosialisasi digitalisasi pencatatan data posyandu berbasis spreadsheet kepada ibu-ibu kader Posyandu Desa Gunungsari, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini dilaksanakan di sela pertemuan rutin kader posyandu dan bertujuan mempermudah proses pencatatan serta pemantauan tumbuh kembang balita.

Selama ini pencatatan data posyandu di Desa Gunungsari masih dilakukan secara manual menggunakan buku, sehingga rawan terjadi kesalahan pencatatan (human error) dan menyulitkan proses rekapitulasi maupun analisis data pertumbuhan balita dari waktu ke waktu. Proses rekap manual ini juga menyita banyak waktu kader menjelang pelaporan bulanan ke Puskesmas, sementara risiko data hilang, tercecer, atau rusak akibat penyimpanan fisik yang kurang tertata tetap menjadi kendala tersendiri. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN untuk mencari solusi pencatatan yang lebih praktis dan minim risiko kesalahan.

Sebagai solusi, mahasiswa merancang sebuah template spreadsheet sederhana yang dapat langsung digunakan oleh kader tanpa memerlukan keahlian komputer yang rumit. Template tersebut memuat kolom identitas balita, tanggal lahir, riwayat berat badan dan tinggi badan tiap bulan, serta status gizi yang mengacu pada standar Kartu Menuju Sehat (KMS). Template ini juga dilengkapi rumus otomatis untuk menghitung status gizi serta grafik pertumbuhan yang akan terbentuk secara otomatis begitu data bulanan dimasukkan, sehingga kader tidak perlu lagi menggambar grafik secara manual.

Sosialisasi dilaksanakan di sela pertemuan rutin kader yang turut dihadiri oleh bidan desa. Mahasiswa membuka kegiatan dengan pemaparan materi mengenai manfaat digitalisasi data posyandu, dilanjutkan dengan demonstrasi langsung cara membuka, mengisi, dan menyimpan data pada spreadsheet yang telah disiapkan. Setelah pemaparan, setiap kader diberi kesempatan mempraktikkan langsung penginputan data contoh dengan didampingi satu per satu oleh mahasiswa, sehingga kendala teknis yang muncul dapat langsung diselesaikan saat itu juga.

Antusiasme terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Sejumlah kader mengaku sistem pencatatan baru ini terasa lebih ringkas dibandingkan cara manual yang selama ini mereka jalani, terutama karena status gizi dan pertumbuhan balita dapat langsung terlihat tanpa harus membuka arsip buku lama satu per satu. Bidan desa yang turut hadir juga menyampaikan bahwa data yang lebih rapi dan terstandar akan sangat membantu proses pemantauan status gizi balita secara berkelanjutan di wilayah Desa Gunungsari.

Mahasiswa KKN berharap sistem pencatatan digital ini dapat terus digunakan secara berkelanjutan oleh kader posyandu Desa Gunungsari, sehingga pemantauan tumbuh kembang balita menjadi lebih tertib dan mempermudah pelaporan data ke Puskesmas setempat. Selain itu, apabila penerapannya berjalan baik, sistem ini juga berpotensi direplikasi ke posyandu-posyandu di dusun lain dalam wilayah Desa Gunungsari.

  • George Imanuel Surya
  • Mahasiswa Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!